[Three-Shots] 27 Kado Spesial Chapter 1


Image

Judul: [Three-Shots] 27 Kado Spesial Chapter 1

Author: Tisa Khansa

Main cast: SNSD’s YoonA, f(x)’s Victoria, Super Junior’s Kyuhyun

Side Cast: find by yourself

Genre: Romance, Evil (?), University-Works Life

Length: Three-Shots

NB: ini FF gue update dari salahsatu FTV unik dari SCTV favorit gue, judulnya 22 Kado Spesial! Nah, ini gue bikinin versi KyuNa ^^ cekidot Musketeers! FF ini dimodifikasi dan dimasukkan unsur orang Korea! SIDERS PLEASE APPRECIATE ME, PLAGIATOR NOT ALLOWED!

~~~

“Ayo, agasshi, toko kami sudah buka!!” seru seorang yeoja. Namanya Im YoonA, dia berkerja sebagai pegawai di toko kado yang bertugas membungkus kado. Orang-orang yang akhir-akhir ini membanjiri toko kado tersebut pun masuk.

1 jam kemudian tidak ada lagi pelanggan. YoonA sudah bercucuran keringat.

“YA YoonA, kau sudah berkeringat! Baru 1 jam…” ucap Kim Ahjumma, pemilik toko sambil mengibas-ibaskan uang banyak hasil penjualan kado.

“Aish, Ahjumma sih enak, kerjaannya duduk aja di sebelah kasir, ngitungin uang! Lah aku? Bungkusin kado mulu!!”

“Ye.. protes saja! Mau dipotong gajinya!?”

“Eh… Ahjumma kok gitu sih! Ani, ani… mianhae.” Seorang namja masuk ke toko kado tersebut.

“Annyeonghaseyo,” sapa namja itu.

“Annyeonghaseyo,” jawab Kim ahjumma dan YoonA.

“Ada perlu apa, ne?” tanya Kim Ahjumma.

“Saya ingin membeli seluruh barang di toko ini.” Jawab namja itu.

“MWO?!” seru Kim Ahjumma dan YoonA.

“Ah paling tampang gitu mah bisanya nipu! Paling juga gakdibayar!”

“YA, yang sopan!” seru Kim Ahjumma pada YoonA.

“Karena yeoja ini kurang ajar sama saya, saya ingin dia membungkus semua kado yang ada di sini selama 2 jam. Kalau 2 jam belum selesai, saya tidak jadi membelinya!”

“Banyak kali pegawai di sini, kenapa harus saya?” tolak YoonA.

“Tidak mau tau, kalau tidak saya tidak jadi beli!”

“Keundae…” ucapan YoonA terpotong.

“Tentu saja, pegawai ini akan melakukannya!!” YoonA melotot ke arah Kim Ahjumma.

“Baiklah. Saya permisi.”

“Ne… cepat YoonA, bungkus semua kadonya!”

“Iya dasar Ahjumma cerewet.” Umpat YoonA berbisik.

“Mwo? Apa yang kau gumamkan?”

“Ani, aku tidak menggumam apa-apa.” Bohong YoonA.

“Dasar yeoja aneh!” timpal Kim Ahjumma.

“Kau kali yang aneh.” Sahut YoonA berbisik.

“Apa yang kali ini kau gumamkan?! Cepat sana berkerja!!”

“NE!!!”

~~~

2 jam kemudian ~

Namja yang meminta agar semua barang di toko milik Kim Ahjumma agar dibungkus oleh YoonA datang kembali.

“YoonA, kok belum selesai?!” omel Kim Ahjumma pada YoonA.

“Namja seperti itu biasa telat kok, Ahjumma. Kau tenang sa… ” Ucapan YoonA terpotong.

“Ehm.” Namja itu berdeham dari belakang YoonA. “Jadi belum selesai?” selidik namja itu. “Kalau begitu saya tidak jadi membelinya. Permisi!” YoonA membungkus kado dengan rapih, bahkan ¼ kado dari total jumlah barang di toko tersebut yang sudah selesai tertata rapi di trolley. Namja itu pun pergi.

“YA!! NEO!!!” YoonA mengejar namja tersebut sambil mendorong trolley namun kehilangan jejak. “Aish, nappeun namja.” Saat ingin kembali ke toko, 2 orang preman mendekatinya.

“BERIKAN UANGMU!!” seru salahsatu dari mereka sambil menodongkan pisau tajam.

“YA!! APA YANG KALIAN LAKUKAN!! SHIREO!!” YoonA diam mematung, dia hanya bisa menghindar dari pukulan dan todongan pisau. Salahsatu preman mulai melayangkan pisaunya. YoonA sudah memejamkan matanya pasrah.

Tiba-tiba ia mendengar suara orang dipukuli, tapi ia tidak merasa sakit sama sekali. dengan berani YoonA membuka kedua matanya. Dilihat namja gila—menurut YoonA—yang memesan seluruh kado dan harus dibungkus dalam waktu 2 jam sedang memukuli kedua preman tersebut. Badannya yang tinggi itu mampu mengalahkan 2 preman. 2 preman tak berdaya itu kabur.

“Kau…” ucap YoonA lalu menunjuk namja itu. Namja itu ternyata namja yang tadi ingin membeli seluruh isi toko Kim Ahjumma.“Gamsahamnida.” YoonA membungkuk sopan.

“Tidak usah berterimakasih. Dari dulu kau tidak pernah berubah, YoonA.” ucap namja itu lalu pergi nyelonong (?) dari hadapan YoonA.

“Aish, aku sudah berterimakasih! Sikap macam apa itu? Dan darimana dia tau namaku adalah YoonA?” oceh YoonA.

~~~

YoonA sampai di rumahnya, tempat dia tinggal bersama Eommanya.

“YoonA-ya, tadi Kyuhyun datang!”

“Kyuhyun? Nugu?”

“Kau lupa? Coba kau ingat-ingat, dia teman kecilmu!”

YOONA PoV

Ah Kyuhyun.. CHO KYUHYUN?! Saat kecil aku menjadi anak pembantu sekaligus sahabat Kyuhyun… bagaimana aku lupa?

Ah pasti dia membenciku! Aku dulu harusnya membungkus kado-kado yang dititipkan Cho Abbeoji untuk hadiah Kyuhyun. Tapi aku menukar salahsatu hadiahnya yang berisi mobil-mobilan menjadi tikus putih! Kyuhyun bahkan sangat membenci tikus putih! Aish… namja tadi… itu CHO KYUHYUN!

“YoonA-ya. YoonA-ya.” panggil Eomma membuyarkan lamunanku.

“Ne?”

“Kyuhyun hanya bertanya tadi, apakah ini rumah Im YoonA.. jadi Eomma jawab ya, dan dia bertanya apakah Eomma adalah Eomma Im, jadi Eomma jawab ya.”

“Ah, ne, Eomma. Arraseo. Gamsahamnida.” Ucapku. Aku dengan cepat masuk ke dalam kamarku lalu menutup pintu. Aku merebahkan diriku di tempat tidur. Aku harus mengembalikan mobil-mobilan milik Cho Kyuhyun agar dia tidak mengusik hidupku lagi.

~~~

Author PoV

Matahari tanpa segan memperlihatkan sinarnya. Tulisan digital ‘7.00’  tertera di jam digital milik YoonA. Tapi ternyata YoonA masih terlelap pulas dalam tidurnya.

“YoonA-ya, bangun! Kau harus kuliah!!”

“Aniyo, aku hari ini kuliah siang, Eomma!”

“Pokoknya bangun, ini sudah siang, YoonA!” YoonA membuka matanya sejenak dan menoleh ke arah jam di sebelah tempat tidurnya.

“Eomma, ini masih jam 7 pagi….” keluh YoonA. “Jam 8 nanti aku bangun!” tapi tiba-tiba YoonA teringat kalau dia mempunyai niat untuk mengembalikan mobil-mobillan milik Kyuhyun.

KREK

Dengan cepat YoonA membuka pintu kamarnya.

“Nah, gitu dong, keluar dari kamar. Sarapan dul….” ucapan Eomma YoonA terpotong saat beliau melihat YoonA bergegas berlari ke kamar mandi. “YA! kau lebih baik makan dulu! YoonA!” teriakkan Eomma YoonA sama sekali tidak digubris oleh YoonA. YoonA dengan sigap menutup pintu kamar mandi. “Aish, anak itu.”

~~~

Setelah YoonA selesai mandi, YoonA bergegas keluar dari rumahnya.

“YOONA-YA! KAU BELUM SARAPAN!”

“Aku akan sarapan diluar, Eomma! Ada hal penting yang harus kukerjakan! Aku akan pulang nanti siang! Annyeong!”

“YA! YOONA!!” omel Eomma YoonA.

Sementara YoonA sudah berlari menuju daerah sekitar toko kado tempat dia bekerja. Dia pikir, mungkin Kyuhyun masih berada di sekitar sana.

Saat sampai, iya menoleh ke kanan dan ke kiri mencari seorang namja. Dan pencariannya tidak sia-sia. Di pinggir jalan, ia melihat namja yang ia cari sedang duduk dan tak berkutik dengan handphonenya.

“YA! NEO.” Panggil YoonA lalu mendekat ke arah Kyuhyun.

“YoonA. wae?” YoonA menyodorkan mobil-mobilan putih milik Kyuhyun. “Wae? Ige mwoya?”

“Ini. Mobil-mobilanmu yang kutukar dengan tikus putih. Ambilah dan pergi dari hidupku. Aku mintamaaf, dulu aku hanya ingin bermain dengan mobil-mobilan ini.”

“Lalu? Aku tidak peduli dan tidak membutuhkannya. Buatmu saja, dan aku akan tetap mengusik hidupmu.”

“YA! aku sudah mintamaaf! Ambil!” suruh YoonA. Kyuhyun menyambar mobil-mobilan itu.

“Begini kan? Cuih.” Kyuhyun melempar mobil-mobilan itu ke arah got besar seperti sungai tapi airnya kotor.

“YA! sayang tau!!” YoonA meraih sebuah tangkai panjang lalu menyapu-nyapu mobil-mobilan itu agar kembali ke tepi got agar YoonA mudah meraihnya.

Kyuhyun yang melihatnya segera mendorong YoonA ke arah got.

BYUR!!

“YA!! NEO!! Tarik aku lagi!!” suruh YoonA.

“Shireo, aniyo.” Jawab Kyuhyun sambil memalingkan wajahnya ke arah lain lalu mulai berjalan pergi.

“YEOREOBUN!! NAMJA INI MENDORONGKU KE SELOKAN, TOLONG!!! DIA BERNIAT JAHAT PADAKU!!” dengan cepat terkumpulah para warga yang dengan heboh menatap Kyuhyun curiga dan hendak mengkeroyoknya.

“Aniyo, aniyo aku tidak mendorongnya! Kau sih tidak hati-hati! Kau terpeleset, kan?” ucap Kyuhyun sok baik pada YoonA.

“Cih.” Cibir YoonA.

“Sudah kalian kembali saja, aku akan membantu dia.” Ucap Kyuhyun pada para warga yang datang. Kumpulan warga-warga itu pun membubarkan diri. “Sini.” Kyuhyun meraih tangkai panjang yang dipegang YoonA.

“Gomaw…”

BYUR!!

Kyuhyun melepaskan pegangannya pada tangkai tersebut. Alhasil, YoonA kembali terjatuh. Dengan cepat Kyuhyun melesat pergi.

“YA KAU!! CHO KYUHYUN!!!!!” teriak YoonA kencang. Dengan susah payah YoonA naik ke jalanan dengan keadaan basah kuyup.

~~~

“YA YoonA! Kau kenapa basah kuyup?!” seru Eomma YoonA.

“Gwenchana, Eomma. Aku bersih-bersih dulu, ne…”

“Kau belum sarapan kan? Lihat, ini sudah jam 10 dan kau belum sarapan!!”

“Sehabis aku bersih-bersih, Eomma.”

“YA!!” omel Eomma YoonA pada YoonA yang sudah pergi nyelonong lagi. “Aish!”

~~~

“Kenapa bisa basah kuyup, YoonA?”

“Ani, gwenchana, Eomma. Aku sekarang lapar, Eomma.”

“Ne, makanlah. Sudah di meja, ambil sendiri. Nanti tepat jam 1 berangkat kuliah, jangan sampai terlambat.”

“Ne, arraseo, Eomma.”

~~~

-Pukul 2 siang, Dongguk University-

“Eits, neo! Jangan kabur!!” seru YoonA lalu mengejar seorang namja yang berjalan di atas jembatan kayu. “Kyuhyun!”

“Wae?”

“KAU MENYEBALKAN!!” pipi YoonA menggembung lalu memerah. Kyuhyun mendekatkan mukanya dengan muka YoonA. “YA! wae?!!”

“Kalau kau suka padaku, kenapa kau tidak bilang saja?”

“YA! ANI AKU TIDAK AKAN MENYUKAIMU!”

“Karena, aku juga menyukaimu…”

“Jinjjarreo?” mata YoonA berbinar tanda tidak percaya.

“… tapi bohong.” Kyuhyun pun pergi dan tidak menghiraukan panggilan amarah YoonA.

~~~

YoonA sedang makan malam setelah kuliahnya selesai di sebuah toko sushi yang piringnya bergilir memutar dan murah di pinggir jalan. YoonA mengambil 3 piring sushi, yang 1 piringnya berharga 2000 won. Ia pun mulai memakan sushi-sushi tersebut dengan lahap.

Tiba-tiba seorang namja duduk di sebelah YoonA. YoonA menoleh dan ia pun terkaget-kaget. YoonA pun tersedak.

“Neo…!! Kau kenapa di sini?!” seru YoonA.

“Wae? Aku hanya akan makan malam.”

“YA!! aish.” Umpat YoonA.

Kyuhyun mengambil 3 piring yang 1 piringnya seharga 5000 won.

“Kau bisa membayar 15.000 won?!”

“Ne, tentu saja, wae? Kau tidak bisa? Makan hanya modal 6000 won.” Sindir Kyuhyun.

“Tidak peduli!”

“Tapi kau lapar, kan?” YoonA terdiam. Ia ingin mengangguk tapi tidak bisa. Ia masih mempunyai harga diri. “Sudah, akui saja. Ini.” Kyuhyun mengambil 2 piring seharga 5000 won.

“YA!! kau tau, aku tidak bisa membayarnya, bodoh!!”

“Tidak ada masalah bagiku untuk membayarnya. Makanlah, ini sudah malam.”

YoonA PoV

Aish, isangaeyo.. tadi jahat, sekarang baik!

Author PoV

“Ada hal lain yang ingin kuberitahu padamu.” YoonA mendongakkan kepalanya yang sebelumnya menunduk sedang makan. “Kau ingin aku pergi dari hidupmu, eo?” YoonA mengangguk mengisyaratkan ‘tentu saja’ pada Kyuhyun. “Belikan aku 27 kado untuk ulangtahunku.”

“YA!! mana aku tau apa barang kesukaanmu, bodoh?”

“Kau tinggal membelikan aku kado, kau tidak perlu tau dan aku akan memberimu petunjuk.” Kyuhyun berdiri dari tempat duduknya menuju kasir dan membayar sushi yang dimakannya dan YoonA.

“YA! kau! Aku belum selesai berbicara padamu, bodoh!” teriak YoonA pada Kyuhyun. “Aish, tidak mau mendengarkan perkataan orang!” tapi tiba-tiba YoonA tersenyum kecil. “Dia yang membayar tapi yang makan aku dan dia. Inikah yang dinamakan kencan?”

~~~

“Eomma, aku pulang!” teriak YoonA dari ambang pintu rumahnya dan langsung ia tutup pintu.

“Ne, makanlah.”

“Ani, aku sudah makan tadi. Eomma aku akan lembur kerja di toko kado Kim Ahjumma.”

“Mwo? Wae?”

“Kata Ahjumma, banyak pelanggan yang memesan kado tapi Kim Ahjumma dan yang lain belum membungkusnya. Aku akan membantu dan mungkin aku pulang besok.”

“Hmm, ne, arrasseo. Siapkan dulu tasmu keluarkan buku-buku kuliahmu dan bawa dompet! Ini eomma beri lagi.” Eomma YoonA mengeluarkan 2 lembar uang 10.000 won.

“Wah Eomma, gamsahamnida!”

“Ne, tapi kau mandi dulu, setelah itu baru berangkatlah.”

“Ne, Eomma. Arraseo.” YoonA bergegas pergi ke kamar mandi.

~~~

Setelah selesai mandi dan berganti baju dengan baju yang bersih dan wangi, YoonA keluar dari kamar mandi dan menemukan Kyuhyun sedang berbincang dengan Eomma YoonA.

“YoonA-ya, Kyuhyun akan mengantarmu ke toko, pergi bersama dia!”

“Shireo.” tolak YoonA mentah-mentah. “Aku pergi sendiri saja, Eomma. Annyeong!” YoonA menyambar tasnya dan berlari keluar dari rumah berlari ke arah daerah toko kado Kim Ahjumma.

~~~

Saat sampai, dia menoleh ke belakang dan melihat Kyuhyun sudah membuntutinya sampai di toko tersebut.

“YA! Ige mwoya!?” omel YoonA pada Kyuhyun.

“Ani, aku hanya ingin melihat ke dalam.”

“Ah, geuraeyo?” YoonA dan Kyuhyun masuk bersama. Kyuhyun melihat-lihat dan YoonA langsung menaruh tasnya di rak tas pekerja.

Diam-diam Kyuhyun menempelkan kertas berwarna di tas YoonA.

TBC ~

Gaje? Typo? Itu semua harus dilestarikan oleh KyuNa fanfic author ~ pendek? Ya gue lanjutin di chap selanjutnya ^^

Advertisements

2 thoughts on “[Three-Shots] 27 Kado Spesial Chapter 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s