[Chapter] Broken Inside || Chapter 1


Image

[Chapter] Broken Inside || Chapter 1

Judul: Broken Inside

Author: Tisa Khansa

Main Cast: SNSD Im YoonA, Super Junior Cho Kyuhyun

Other Cast: find by yourself ^^

Genre: romance, sad

Length: Chapter

Rating: General

NB: annyeong ‘-‘ sebenernya gue bikin ini FF terinspirasi dari kondisi Kyuhyun dan YoonA-Seunggi yang pacaran._. okelah itu gak baik -____- sama ada yang ditambah-tambahin ok.-.v cekidot yow~

 

 

~~~

27 Desember 2013

Dorm Super Junior tampak sunyi senyap, karena jam sudah menunjukkan pukul 12 malam. tapi, tiba-tiba terdengar suara teriakkan dari kamar sang magnae, Cho Kyuhyun.

“YEAH! Tentu saja aku pasti menang lagi!” serunya.

Sarangeul molla, neon neobakke jjal molla…” handphone Cho Kyuhyun berdering menunjukkan bahwa ada SMS masuk. Ya, itu cukup aneh karena Ia memasang lagu sebagai ringtone SMS.

From: Weirdoo YoonA

YA KYUHYUN-AH!! Lee Seunggi Oppa baru saja menyatakan perasaan sebenarnya padaku!

DEG!

Hati Kyuhyun berdetak sekali tanda bahwa ia terkejut.

“Mwoya… ige mwoya…” gumam Kyuhyun. Ia berusaha untuk tidak melamun, membayangkan segala hal yang baru saja terjadi. Mengedipkan matanya dengan cepat berkali-kali. “Ani, ani, ini tidak mungkin dan tidak akan pernah mungkin.” Ia mengetik pesan balasan untuk YoonA.

To: Weirdoo YoonA

Ggeojimal hajima

Kyuhyun tidak bisa memikirkan satupun emoticon atau tanda baca yang ada di handphone-nya. Yang ada dipikirannya sekarang adalah, ia harus mendapat jawaban ‘tentu saja aku berbohong, Bodoh, kkk’ dari YoonA agar dirinya tenang.

Bahkan kegiatan bermain Starcraft itu terhenti. Takbiasanya Cho Kyuhyun si maniak game berhenti bermain dalam keadaan shock berat. “Tidak mungkin Cho Kyuhyun, YoonA hanya bercanda.”

Ringtone handphone miliknya kembali terdengar.

From: Weirdoo YoonA

Eeyyyy, untuk apa aku berbohong! Pokoknya aku sedang sangat bahagia! Dan tadi, aku langsung menerima Seunggi Oppa.

“Hey Cho Kyuhyun! Untuk apa kau bersedih? Bukankah kau adalah orang yang berjanji akan senang jika YoonA senang?” gumam Kyuhyun. “Harusnya kalau begitu kau harusnya juga senang kan? Geundae.. wae?”

Kyuhyun menekan dadanya. Ia lalu berbaring di tempat tidur miliknya tanpa mematikan laptopnya terlebih dahulu, kemudian mendekap handphone-nya dalam-dalam di dadanya tanpa menjawab SMS dari YoonA.

Ia pun terlelap dalam keadaan seperti itu.

~~~~

Sementara itu, di kamar Sungmin…

“Magnae itu masih bermain game?! Anak itu perlu diberi pelajaran! Jinjja!” bentak Sungmin yang mendengar suara Starcraft dari sebelah kamarnya.

Sungmin beranjak pergi menuju kamar di sebelahnya, kamar dengan pintu dengan hiasan tulisan alfabet KYUHYUN CHO. Ia ingat dulu YoonA membantunya memasang tulisan KYUHYUN CHO, jadi di atas tulisan KYUHYUN CHO ada huruf IY-AH kecil yang artinya adalah Im Yoon Ah.

“Kyuhyun-ah!” Sungmin masuk tanpa mengetuk pintu kamar Kyuhyun. Ia mendapati Kyuhyun terlelap. “Hey… kau tidur?” Sungmin mendorong pundak Kyuhyun pelan dan Kyuhyun benar-benar sudah tidak bangun. “Anak ini jinjja.”

Sungmin mulai membereskan laptop Kyuhyun, mengeluarkannya dari game Starcraft, mematikannya, lalu menutup layarnya. Ia lalu membenarkan posisi tidur Kyuhyun dan baru saja ingin menyelimutinya. Tapi ia melihat bahwa handphone Kyuhyun masih ada di atas dada Kyuhyun. Ia lalu mengambil handphone itu dan ingin menaruhnya di atas meja.

Tiba-tiba handphone itu berdering dengan ringtone SMS. Sungmin menyalakan layarnya lalu melihat tulisan One message from ‘Weirdoo YoonA’ has been received. Sungmin tersenyum. Ia tidak mau mengganggu privasi Kyuhyun, jadi ia berniat untuk mengembalikan handphone Kyuhyun ke atas meja. Tapi ia tidak sengaja menekan tulisan ‘One message from Weirdoo YoonA had been received’ tersebut, sehingga SMS itu terbuka.

From: Weirdoo YoonA

Oppa, kau tidak senang bahwa akhirnya aku punya namjachingu, hum?

Sungmin terbelalak kaget. Yang ia kira selama ini, adalah bahwa Kyuhyun dan YoonA saling menyukai satu sama lain. Tapi, apa yang ia lihat sekarang malah berbanding sebaliknya.

“Tidak.. ini tidak mungkin.”

Tadinya Sungmin berniat untuk membangunkan Kyuhyun dan bertanya. Tapi ia langsung urungkan niatnya dan membiarkan dongsaengnya itu menceritakannya nanti kepadanya. Kalau nanti Kyuhyun tidak menceritakannya pun ia pasti akan tetap bertanya. Tapi tidak sekarang.

Ia yakin dongsaeng kesayangannya itu masih dalam keadaan shock berat. Ia bisa menebak perasaan Kyuhyun terhadap YoonA, tapi tidak dengan sebaliknya. Ia hanya mengira bahwa YoonA juga menyukai Kyuhyun.

Setelah ia mengurungkan niatnya, Sungmin beranjak pergi dari kamar Kyuhyun kembali ke kamarnya untuk melanjutkan kembali tidurnya. Ia sempat menoleh sebentar kepada Kyuhyun. “Kau pasti shock berat.”

~~~~

28 Desember 2013

Matahari mulai naik ke ufuk, mulai terlihat separuh. Di kamar sang magnae, ia masih terlelap dengan nyenyak, tapi terlihat bahwa kedua alisnya menyerngit berat.

“Kyuhyun-ah, ireona.” Ucap Kangin sambil membuka pintu Kyuhyun asal. “YA! Ireona!”

Kyuhyun bangun terduduk. “Hyung-ga yeogie wae?”

“Kami dari lantai atas hanya sedang mampir.” Jawab Kangin. “Ireona, Ryeowook sudah membuatkan sarapan.”

“Ne, duluan saja, aku menyusul.” Kangin keluar meninggalkan Kyuhyun. “Tadi malam… itu mimpi kan? YoonA tidak mungkin pacaran dengan Seunggi Hyung, geutji?”

Kyuhyun keluar dari kamarnya menuju ruang makan dengan lemas. Ia masih memikirkan SMS dari YoonA tadi malam. Sampai-sampai ia malas mengecek handphone-nya sendiri. Ia takut. Ia takut Im YoonA akan menjelaskan bahwa ia benar-benar pacaran dengan Lee Seunggi.

Kyuhyun duduk di sebelah Sungmin yang sudah mengosongkan kursi di sebelahnya agar Kyuhyun duduk di sana. Sungmin ingin bertanya tapi ia sempat melirik wajah Kyuhyun yang tertekuk, rasanya seperti ia sedang tidak semangat untuk melakukan apapun.

Ia baru saja ingin bertanya soal SMS YoonA, tapi yang keluar dari mulutnya hanyalah pertanyaan biasa, “Kyuhyun-ah, gwenchana?”

“Ye? Sejak kapan kau menjadi sangat peduli padaku seperti ini? Nan gwenchana.” Ucap Kyuhyun. Sungmin hanya mengangguk mengerti. “Aku tidak lapar, mogoyeo.” Kyuhyun pun kembali ke dalam kamarnya.

“YA Kyuhyun-ah, kau harus makan!” bentak Heechul.

“Mianhae Hyung, belum lapar!” jawab Kyuhyun sopan.

“Tumben sekali ia sopan, hum?” ujar Ryeowook sambil datang memakai celemek seraya membawa 2 nampan berisi 11 piring berisi 2 sandwich ayam perpiring.

“Lalu bagaimana dengan satu piring lagi? Kyuhyun bilang ia tidak lapar.” Ucap Eunhyuk. “Buatku ya?” pintanya lagi.

“Andwae! Manager Hyung dan Ahjumma (yang bantu-bantu di dorm SJ) juga perlu sarapan, akan kuberikan pada mereka.” Ucap Ryeowook. “Manager Hyung, ke sini sebentar, ini buat Hyung, bagi dua dengan Ahjumma.”

“Ne, gomawo.”

“Kyuhyunnie-ga… jinjja gwenchana?” gumam Sungmin pelan sambil mulai memakan sandwich miliknya.

~~~

Sementara itu di dorm SNSD…

“Kenapa Kyuhyun tidak juga menjawab (SMS-nya)?” tanya YoonA pelan sambil berjalan bolak-balik secara gelisah di dekat ranjangnya sambil mendekap handphone-nya.

“YA! Wae geurae jinjja?” Tanya Yuri seraya duduk di ranjang milik YoonA, menatap YoonA yang berjalan bolak-balik di hadapan ranjang yang sama.

“Eonnie, kau tau, aku memberitahu ke Kyuhyun Oppa kalau aku pacaran dengan Lee Seunggi Oppa, dan ia hanya menjawab sekali. Saat aku membalas SMS-nya lagi, dari tadi malam sampai sekarang ia tidak menjawabnya. Mwohaneun geoya jinjja?” curhatnya secara cepat pada Yuri lalu duduk bersila di atas ranjangnya.

“Hey, berbicaralah pelan-pelan, Pabo.” Ucap Yuri.

“Pokoknya kau mendengarnya bukan, Eonnie!” seru YoonA. “Ada apa dengannya hmm, Eonnie?”

“Molla, mungkin dia kesal?” ucap Yuri lalu menatap YoonA dengan intens.

“Kesal? Wae?” tanya YoonA polos.

“YA! Kau tidak pernah menyadarinya? Super Junior Oppadeul selalu mengira bahw..”

HUP!

Yuri mengunci mulutnya. Ia baru ingat bahwa Donghae pernah meminta Yuri untuk tidak memberitahu YoonA apa-apa tentang survei mereka terhadap Kyuhyun dan YoonA. Mengapa? Karena Super Junior sendiri belum bisa memastikan perasaan Kyuhyun terhadap YoonA dan begitu juga sebaliknya. Mereka takut jika Yuri membuka mulutnya pada YoonA, Kyuhyun dan YoonA akan menjadi awkward dan berhenti berbicara satu sama lain yang akan membawa keduanya menuju ke ambang dari persahabatan mereka.

“Wae? Lanjutkan bicaramu, Eonnie! Jangan berhenti di tengah-tengah pembicaraan seperti itu!” seru YoonA.

“Aniya. Oh, ayo siap-siap, bukankah kita harus meeting dan latihan sekarang? Ini jadwal meeting-latihan mingguan kita, eo?”

“Ah matta! Bersama siapa jadwal mingguan kali ini, Eonnie?”

SM memang mempunyai peraturan baru, setiap Senin-Rabu ada jadwal meeting dan latihan mingguan. Perhari ada dua grup yang mengikuti meeting-latihan, dan setiap minggu jadwalnya selalu diganti. Misalnya, jika hari Senin minggu ini adalah jadwal SHINee dan TVXQ, maka minggu depan mereka tidak akan meeting dan latihan di hari yang sama lagi.

“Mmm, nado molla.” Ujar Yuri. “Mandilah Yoong, kau belum mandi sejak tadi pagi. Lihatlah ini sudah jam 8.30!”

“AH MATTA!” pekik YoonA. Ia terlalu memikirkan kenapa Kyuhyun tidak juga membalas SMS-nya, sampai-sampai ia lupa bahwa SNSD mengikuti jadwal hari ini yang dimulai pukul 9 pagi. YoonA pun melesat masuk ke kamar mandi dengan kecepatan mandi secepat kilat.

~~BTM~~

Di dorm Super Junior…

“Kyuhyun-ah, kau tidur lagi?” Sungmin membuka pintu kamar Kyuhyun perlahan. Ia mendapati dongsaeng-nya itu secara tidak biasa hanya menatap layar handphone miliknya duduk bersila di atas ranjang miliknya, tanpa melakukan apa-apa selain menatap. Hanya menatap dengan tatapan mata yang sulit dijelaskan.

Kyuhyun tidak menjawab Sungmin. Sungmin mengerti, semenjak tadi malam ia tidak sengaja membuka SMS di handphone Kyuhyun dan membacanya secara tidak sengaja pula, ia tau pasti tentang sesuatu. Kyuhyun pasti merasa lebih shock dari dirinya sendiri. Ia yakin, sekarang dongsaeng kesayangannya itu sedang melamun memikirkan hal-hal yang tidak biasanya si magnae itu pusingkan.

Sungmin tau pasti dongsaeng-nya itu tidak terlalu memikirkan hal-hal yang terjadi di dunia ini, kecuali yang berhubungan dengan dongsaeng sekaligus hoobae kesayangan Kyuhyun; YoonA. Sebenarnya Sungmin tidak terlalu peduli walau Kyuhyun memikirkan YoonA lebih sering dibanding ia memikirkan member dari grup-nya sendiri. Yang ia tau persis sekali lagi dari Kyuhyun adalah, bahwa Kyuhyun sangat menyayangi dongsaeng cantik dari SNSD tersebut.

Menurut Sungmin, Kyuhyun sangat peduli pada YoonA, ia lebih sering menelepon YoonA dibanding ia menelepon member Super Junior, ia juga lebih sering ber-SMS ria dengan YoonA dibanding ia ber-SMS dengan Sungmin. Saat Sungmin tanya mengapa, Kyuhyun hanya menjawab kalau ia selalu bertemu dengan Sungmin dan member Super Junior, jadi lebih baik untuk berbicara secara langsung dengan mereka. Ya, semua kepedulian Kyuhyun terhadap YoonA hanya sebatas survei dari Sungmin.

Setelah diam agak lama, akhirnya Sungmin kembali buka mulut. “Kyuhyun-ah.”

“Eh ne? Hyung daritadi berada di sini?” Kyuhyun tiba-tiba menutup layar handphone-nya dengan flipcase handphone yang ia punya.

Sungmin tau, Kyuhyun hanya berusaha untuk bersikap biasa. Tapi tidak dengan yang Sungmin lihat. Sungmin tau perbedaan apa yang terjadi pada dongsaeng-nya. Sang magnae itu tiba-tiba berbicara sopan pada Hyung-nya, dan memperhatikan muka Hyung-nya saat diajak bicara. Itu sangat tidak biasa bagi Sungmin yang nota bene-nya adalah Hyung yang Kyuhyun selalu bully setiap hari Jumat.

“Ne? Anieyo.” ucap Sungmin. “Kau belum mandi kan? Mandilah, jam 9 nanti adalah jadwal mingguan kita untuk meeting dan latihan.”

“Jinjjayo? Bagaimana aku bisa lupa… Arraseo.” Jawab Kyuhyun. “Kita meeting dan latihan bersama siapa minggu ini?”

“Minggu ini? Aku tidak yakin.. sudahlah, nanti kita juga tau saat sudah sampai di sana. Mandilah.” Kyuhyun mengangguk lalu beranjak masuk ke kamar mandi.

Sebenarnya Sungmin tau grup apa yang akan meeting dan latihan bersama dengan Super Junior minggu ini. Ya, SNSD. Tapi ia tidak ingin kembali merusak mood pagi seorang Cho Kyuhyun, jadi ia biarkan saja Kyuhyun tidak mengetahuinya dan nanti pergi ke SM Building dengan mood yang lebih baik.

~~~

SM Building pukul 9

Super Junior sampai duluan di ruang meeting, menunggu grup yang akan menemani mereka meeting dan latihan nanti. Lebih tepatnya ikut meeting dan latihan daripada menemani.

KREK

“Annyeonghaseyo,” sapa hoobae dari Super Junior, SNSD, sambil masuk ke dalam ruang meeting. Kyuhyun terbelalak kaget saat mendapati SNSD adalah grup yang mendapat jadwal yang sama dengan mereka minggu ini.

“Ne, annyeonghaseyo,” sapa member Super Junior balik. SNSD pun duduk di hadapan Super Junior.

Tapi karena hanya ada 21 kursi, 10 kursi-10 kursi berhadapan dan 1 kursi untuk pemimpin meeting yang tidak lain dan tidak bukan adalah Park Young Min seongsaenim; CEO baru SM; maka 10 member Super Junior duduk di satu sisi dan satu member duduk di sisi yang satunya. Dan ternyata, di sanalah Cho Kyuhyun duduk. Di kursi yang berhadapan dengan Super Junior. Secara sengaja, YoonA duduk di sebelah Kyuhyun.

“Oppa, kenapa kau tidak menjawab SMS-ku?” tanya YoonA sambil tetap sibuk membetulkan posisi duduknya dan mengeluarkan buku catatan yang ia bawa untuk mencatat omongan penting Park Young Min seongsaenim dari tas.

“Kau meng-SMS-ku lagi? Kukira aku tidak melihatnya?” tanya Kyuhyun balik. Tentu saja berbohong.

“Eyy, jangan bohong. Kau main game sampai malam.” jawab YoonA. Kyuhyun baru saja ingin mencari bahan bohong yang baru, susah payah mencari.

KREK

“Annyeonghaseyo,” sapa Park Young Min, menyelamatkan Kyuhyun dari kebohongan-kebohongan yang secara terpaksa harus ia katakan pada YoonA.

“Ne, annyeonghaseyo,” semua member Super Junior juga SNSD beranjak bangun dari tempat duduk mereka dan membungkuk 90 derajat menyapa Park Young Min.

Meeting pun dimulai, membahas rencana comeback, atau bahkan singlesingle yang harus tertunda. Usulan-usulan dari member Super Junior dan SNSD mulai berdatangan. Ada usulan yang diterima dan ada yang tidak. Setelah meeting berjalan sekitar 1 jam setengah, Super Junior dan SNSD mulai satu persatu keluar dari ruang meeting. Kyuhyun dan YoonA adalah dua orang terakhir yang berada di ruang tersebut.

“Kyuhyun.” Panggil YoonA. Kyuhyun tidak menjawab dan tetap berjalan. “Kyuhyun-ah,” panggilnya lagi sambil mencengkram lengan Kyuhyun mencegahnya agar tidak pergi.

“Latihanlah dulu, nanti kita bicara lagi, hm?” tawar Kyuhyun lalu segera pergi menjauh bersama Hyungdeul-nya.

“Eo, geurae.” Jawab YoonA dengan raut wajah kecewa.

Sungmin yang ternyata mengintip pembicaraan Kyuhyun dan YoonA tadi di sebelah pintu sambil bersembunyi pun merasa bersalah pada YoonA. YoonA tentu saja tidak tau apa yang sebenarnya terjadi, kata Sungmin. Ini toh juga bukan kesalahan YoonA sepenuhnya. YoonA hanya meraih kebahagiaan yang ia cari. “Mianhae.” Bisiknya.

~~~

Ruang latihan bersama

Di ruang latihan bersama yang dibuat khusus untuk peraturan baru SM ini sudah penuh dengan member Super Junior dan SNSD. Jumlah member terbanyak pada jadwal minggu ini. Tapi minggu lalu lebih parah. Super Junior dan EXO latihan bersama dan dengan pantauan dari Kibum juga Hangeng. 11 orang ditambah 2 dari Super Junior, dan 12 dari EXO dalam satu ruangan. Mereka merasa sempit minggu lalu.

Ya, Hangeng dan Kibum. Bersama-sama ada di ruang latihan SM. Bukankah Hangeng sudah keluar dari SM juga Super Junior? Bukankah Kibum masih vakum untuk mendalami aktingnya? Walaupun begitu, Hangeng dan Kibum masih bersahabat erat dengan Super Junior. Dan rencananya Hangeng dan Heechul akan jalan-jalan bersama di akhir tahun, mungkin sekitar tanggal 31 Desember atau 1 Januari. Bahkan Heechul telah meng-upload video di instagramnya dan banyak fans komentar bahwa mereka mendengar suara tawa Hangeng dan Heechul di sana. Video itu berisi Heechul yang merekam dan tertawa, dan di dalam videonya ada namja bertopeng yang menari-nari tidak jelas. Tidak cukup jelas untuk diketahui siapa yang ada di balik topeng tersebut tapi fans yakin mereka mendengar suara tawa Hangeng disela-sela tawa keras Heechul.

Dan minggu ini, Kibum dan Hangeng kembali datang. Selain untuk memantau Super Junior dan untuk berlibur dari aktifitas mereka sejenak, mereka juga datang untuk menyapa hoobae mereka, SNSD. Hangeng membantu Super Junior membuat koreografi baru dengan koreografer Super Junior, sementara Kibum membantu Eunhyuk dan Shindong menghafal bagian mereka; rap.

“Oppadeul, wasseo?” sapa YoonA pada Hangeng dan Kibum.

“Ye, kami hanya membantu orang-orang bodoh seperti mereka yang tidak bisa membuat koreografi dan menghafal lirik lagu.” Ucap Hangeng dengan bahasa Korea yang lancar dan logat Cina yang kental. Tapi kata-katanya memang selalu memaki Suju (lol xp), apalagi Heechul.

“Bahasa Korea Oppa sudah meningkat, hum!” puji YoonA sambil tertawa.

“Geurom!” jawab Hangeng. “Heechul-ah! Koreonya tidak seperti itu! Aish, mwohaneun jishya! Yabiyae!”

“Dia benar-benar mempunyai bahasa Korea yang bagus, haha.” Gumam YoonA. “Fighting Oppa!”

“Ne gomawoyo,” jawab Kibum. SNSD pun mulai mencoba koreografi mereka untuk comeback selanjutnya.

Setelah para Eonnie dan yeodongsaeng-nya sudah selesai berganti pakaian, YoonA beranjak menuju ruang ganti di sebelah ruang latihan bersama. Ia mengganti pakaiannya dari baju resmi menjadi pakaian training. Secara tidak sengaja ia berpapasan dengan Kyuhyun di depan ruang ganti.

“Kyuhyun-ah.” Panggil YoonA. Kyuhyun langsung berjalan menjauh dari YoonA masuk ke dalam ruang latihan bersama. Dengan raut kecewa, YoonA bergegas mengganti bajunya di ruang ganti yeoja.

~~~

“Hana, dul, set! Ulangi lagi gerakannya dari awal!” perintah Hangeng pada member Super Junior.

“Hyung… himdereoyo, aku lelah…” keluh Ryeowook.

“Nado…” jawab yang lainnya.

“Arraseo, kalian istirahatlah!” ucap Hangeng membiarkan anggota ‘keluarga’-nya itu beristirahat sebentar.

Tapi tidak dengan Kyuhyun. Ia tidak beristirahat. Ia terus menari mengikuti dentingan lagu Super Junior yang direncanakan untuk comeback sekitar April-Juni 2014 itu. Terus menari dan menari, dengan keringat di peningnya yang terus bercucuran, tapi ia tidak berhenti.

“Kyuhyun-ah, geuman, istirahatlah.” Ucap Hangeng lalu menyodorkan minuman.

“Ani Hyung, dance-ku belum terlalu lancar. Minumannya buatmu saja.”

“YA dangsin…” seru Hangeng ingin meminta agar Kyuhyun berhenti dan istirahat. Tiba-tiba Sungmin datang dan memegang pundak Hangeng lalu menggeleng menyuruhnya untuk membiarkan Kyuhyun.

“Wae?” gerakan mulut tanpa suara Hangeng terarah pada Sungmin.

“Najunghae.” Sahut Sungmin. Hangeng pun melenggang pergi menuju sudut ruangan di mana Heechul dan Kibum sedang membantu SNSD dalam koreografi mereka untuk comeback pertama di 2014 yang rencananya akan dilakukan pada quarter pertama 2014, antara Januari-Maret sementara comeback kedua mereka pada akhir tahun nanti, sekitar Oktober-Desember.

Kyuhyun dari sudut ruangan satunya; tempat tadi Super Junior latihan; menatap YoonA dengan intens. YoonA yang sedang bercanda dengan beberapa Hyung-nya dan anggota SNSD sendiri. Tapi disela candaan-candaan tersebut, ia bisa melihat bahwa YoonA tidak 100% baik-baik saja. Ada sesuatu yang YoonA ragukan. Dari mata yang agak kosong dan alis yang sedikit berkerut, Kyuhyun bisa melihatnya.

Tapi Kyuhyun ingin menetap dalam prinsip barunya, untuk tidak terlalu terbebani. Untuk apa ia terbebani, pikirnya. Kyuhyun sendiri selalu mendesak YoonA untuk memiliki namjachingu.

Kyuhyun pun harus tau bahwa ia tidak bisa terus ada dalam bayang-bayang YoonA. Meski menjadi sahabat yang selalu ada di sana sekali pun. YoonA punya kebahagiaan miliknya sendiri, begitu juga dengannya. Dan kebahagiaan miliknya harus ia temui sebelum… ia semakin jatuh terpuruk makin jauh.

“Tapi… apakah aku menyukai YoonA?” gumam Kyuhyun. “Ani, pasti. Pasti aku hanya cemburu karena dia mungkin tidak akan selalu bermain denganku. Ya, sebatas sahabat kan?” Kyuhyun beranjak keluar dari ruang latihan bersama.

“Neoreul eodiga?” tanya Siwon sambil mencengkram pundak Kyuhyun lemah.

“Ani, aku hanya akan keluar sebentar. Di sini terlalu pengap.”

Kyuhyun berjalan di koridor SM lantai 4, menuju tangga yang akan membawanya ke rooftop SM Building.

Sesampainya di rooftop, Kyuhyun langsung merebahkan dirinya di pagar pembatas sambil melihat luas ke arah luar, pemandangan Seoul.

“Apakah sesuatu terjadi? Kenapa kau terus-terusan menghindariku hari ini?” tiba-tiba Kyuhyun mendengar suara yeoja dari arah kanannya, yang juga sudah merebahkan tubuhnya ke pagar pembatas.

“Kau, kenapa kau…” ucap Kyuhyun terbata-bata melihat sahabatnya itu sudah berada di sana.

“Kyuhyun-ah, jawab aku.” Ucap YoonA pada Kyuhyun tapi tetap menatap ke arah depan, pemandangan.

“Ani, tidak ada apa-apa.” Kyuhyun menjawab tanpa menoleh sedikit pun ke arah YoonA lalu keluar dari rooftop SM Building menuruni tangga.

“Hajima.. jangan jauhi aku.” Gumam YoonA pelan.

~~~~

“Kyuhyun-ah, kau sudah kembali?” sapa Donghae.

“Hmm,” Kyuhyun mengangguk pelan.

“Wae geureoni? Kau terlihat pucat?” tanya Donghae sambil memegang dahi Kyuhyun.

“Anieyo, dwasseo. Gwenchana.” Kyuhyun menepis tangan Donghae lalu pergi keluar lagi menuju ruang ganti baju.

~~~~

Dorm Super Junior

“Sungmin-ah, ada apa dengan Kyuhyun?” bisik Kangin pada Sungmin. Keduanya menatap intens ke arah Kyuhyun yang sedang duduk di ranjangnya bersila dengan mata kosong.

“Keugae…” omongan Sungmin terpotong. Ani Sungmin-ah, jangan beritahu siapa pun, biarkan Kyuhyun menyelesaikan ini sendiri sampai dia memberitahu kita semua. “Molla?”

“Sejak tadi pagi ia aneh sekali, mungkinkah ia sakit?” tanya Kangin. Sungmin hanya mengangkat bahunya.

Kangin pun pergi sementara Sungmin tetap berdiri di depan kamar Kyuhyun sambil menatap Kyuhyun sendu, “Tak bisakah, kau cerita padaku Kyuhyun-ah? Aku akan membantumu. Kau akan bahagia, yaksok halkkae.”

~~~~

Di dalam kamar sang magnae Super Junior, terlihat mata magnae itu menatap kosong ke arah handphone-nya. Sesekali menghela nafas.

“Tak bisakah kau menangis saja?” seseorang masuk dan membuyarkan lamunan Kyuhyun.

“Hyung!” pekik Kyuhyun cukup kaget, tidak seperti biasanya; Cho Kyuhyun yang tidak pernah terkejut dan hanya menatap ke arah layar laptop miliknya. Sungmin hanya tersenyum sendu menatap Kyuhyun lalu menutup pintu.

“Tidak bisakah kau menangis, Cho Kyuhyun? Aku ingin melihatmu menangis, lemah. Agar aku bisa menenangkanmu dan mendengarkan seluruh ceritamu.” Ucap Sungmin kemudian duduk di samping ranjang Kyuhyun.

“Hyung, nan gwenchana, kau tidak perlu khawatir.”

“Kyuhyun-ah, kau adalah magnae kami. Kau seharusnya menjadi orang lemah yang perlu dibantu. Tidak bisakah kau menjadi sedikit lebih lunak dan menceritakan semuanya padaku? Ceritakanlah padaku, Kyuhyun-ah. Aku tau semuanya, aku sudah tau.”

Setetes air mata jatuh dari mata kiri seorang Cho Kyuhyun yang dikenal tidak pernah menangis. Air mata-air mata lainnya mulai berjatuhan seiring wajah sedih Kyuhyun terlihat. “Hyung, eotteokkhae?” Kyuhyun pun mulai menceritakan apa yang ia alami pada Sungmin.

“Apa… aku menyukainya?” gumam Kyuhyun pelan sesaat setelah air matanya habis dan berhenti mengalir. Tapi wajah dan rambutnya masih terlihat acak-acakkan. Walaupun ia bergumam dengan suara yang sangat pelan, tentu saja Lee Sungmin tetap bisa mendengar dongsaeng-nya itu bergumam.

Tapi Sungmin mengurungkan niatnya untuk kembali membalas pertanyaan Kyuhyun. Sungmin hanya menatap kakinya yang terjuntai ke bawah; karena ia duduk di pinggir ranjang Kyuhyun; dengan serius.

~~~~

Sore harinya…

KRRRR KRRRR

Handphone Kyuhyun berdering dengan biasa. Setelah kejadian waktu itu, Kyuhyun mengganti ringtone handphone-nya entah mengapa. Kyuhyun meraih handphone-nya tersebut lalu melihat nama siapa yang tertera di layar handphone miliknya. “Lee Seunggi?

“Yeoboseyo?” ucap Kyuhyun.

“Annyeong Kyuhyun-ah!” sapa seseorang dari ujung telepon yang Kyuhyun yakini adalah Seunggi.

“Ne, annyeonghaseyo Hyung.” Jawab Kyuhyun sedikit parau. Bukan apa-apa, ia hanya masih mengingat malam di mana YoonA memberitahunya bahwa YoonA dan Seunggi resmi pacaran.

“Kyuhyun-ah, YoonA ingin mengajakmu minum bersama kami, tapi ia tidak bisa menghubungimu. Ia bilang, handphone-mu tidak aktif.”

Apa yang dikatakan Seunggi tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar. YoonA memang tidak dapat menghubungi handphone Kyuhyun, tapi bukan karena handphone Kyuhyun tidak aktif. Melainkan karena handphone Kyuhyun sengaja mem-block nomor handphone YoonA. Itu sendiri adalah saran Sungmin. Kata Sungmin, Kyuhyun dapat unblock nomor YoonA dari handphone miliknya saat Kyuhyun tidak merasa shock lagi.

Tapi masalahnya sekarang, ia lupa bahwa ia memiliki nomor Lee Seunggi di handphone-nya.

“Ah ne Hyung.” Jawab Kyuhyun sekenanya.

“Jadi aku mengajakmu untuk minum bersama kami. Bukankah tanggal 29 nanti kau ada di Cina untuk persiapan Pesta Akhir Tahun Dragon TV?”

Kyuhyun berpikir keras mencari cara untuk menolak ajakan tersebut tapi tidak terlihat seperti menolak. Ia tidak bisa jujur bahwa ia tidak mau datang sekarang. Jika Lee Seunggi memberitahu YoonA bahwa dirinya tidak bisa datang, YoonA pasti akan segera sadar bahwa ia benar-benar menjauhi YoonA sebabnya Kyuhyun tidak pernah menolak ajakkan YoonA untuk minum sebelumya.

TING!

Muncul seberkas ide di dalam pikiran Kyuhyun.

“AH MIANHAE HYUNG!” seru Kyuhyun. “Se-…-ti-… ja-..-ngan teleponn—nya…” Kyuhyun berpura-pura bahwa jaringannya sedang tidak baik lalu segera menutup telepon. Ia buru-buru mem-block nomor handphone Lee Seunggi.

“Kyuhyun-ah, kajja! Kita berangkat sekarang!” seru Eunhyuk.

“Ne!” seru Kyuhyun dari kamarnya lalu memakai jaket tebal berwarna biru, topi, dan masker. Ia segera menempatkan kupluk (?) jaket-nya ke kepalanya (tau kupluk kan ‘_’ itu lho… masa gaktau-__- yang ada di hoodie-hoodie)

Super Junior M akan terbang ke Cina, seperti yang Lee Seunggi katakan, untuk menghadiri Pesta Akhir Tahun Dragon TV, meninggalkan para member Super Junior yang bukan bagian dari Super Junior M.

~~~~

Kyuhyun duduk di kursi paling depan van Super Junior berada di sebelah kursi pengemudi yang dikemudikan oleh manager mereka. Karena mereka hanya ber-8, jadi mereka cukup untuk duduk di dalam mobil yang sama, sementara hairstylist dan penata rias berada di mobil kedua.

“Kyuhyun-ah, ada apa denganmu? Jangan terus-terusan menatap handphone-mu seperti itu.” Ucap sang Manager.

“Hm, geurae.” Jawab Kyuhyun lalu menaruh handphone-nya di sebelah pahanya. Tapi walaupun sudah ditaruh, handphone tersebut tetap menjadi sasaran utama Kyuhyun menatap.

“YA! neo…” omongan Manager Super Junior itu terpotong oleh Sungmin yang memegang pundaknya. Mulut Sungmin membentuk kalimat ‘Ani, dwasseo, biarkan dia.’ Manager Hyung itu pun langsung tutup mulut dan membiarkan Kyuhyun menatap handphone-nya lebih lama lagi.

~~~~

Incheon Airport 16.00

Kyuhyun duduk di sebuah kursi yang berada di ruang tunggu pesawat. Ruang itu menjadi milik Super Junior, karena SM sudah menyewanya untuk hari itu.

Kyuhyun terlihat sangat menyedihkan. Handphone yang terus menerus ia tatap. Sejujurnya, jika Kyuhyun bisa jujur dan bisa bebas, ia ingin meneriakkan nama YoonA dan menangis sepuasnya di sebuah taman. Ia ingin YoonA kembali. Ia ingin YoonA kembali menjadi miliknya. Menjadi seorang sahabat yang ia selalu bisa andalkan.

Kenangannya saat masih bersama YoonA; sebagai sahabat; pun terngiang, terputar jelas di balik matanya.

“YA PABO!” seru seorang yeoja dengan denim pendek di atas lutut dan shirt putih tipis pada seorang namja di sebuah pantai indah di tepi Jejudo.

“YA! Beraninya kau memanggilku BODOH? Kau yang bodoh!” namja dengan shirt bunga-bunga yang biasa dipakai oleh laki-laki yang pergi ke hawaii dan celana pendek selutut itu ikut memaki si yeoja.

Ya, mereka adalah sepasang sahabat, Kyuhyun dan YoonA.

Kyuhyun mencipratkan air kepada YoonA. Dibalas oleh YoonA.

“YA NEO! Kau tidak seharusnya membalasku!! Kau jauh lebih muda dariku YA IM YOONA!” YoonA lari menjauh dari Kyuhyun.

“Dasar kau Bodoh! Wekk!” cibir YoonA lalu melanjutkan larinya. Tapi Kyuhyun tidak seburuk itu untuk tidak bisa menyamai stamina lari seorang yeoja. Tapi YoonA pun tidak selemah itu. Lari YoonA terus diperkencang sampai akhirnya Kyuhyun berhasil menangkapnya.

Bentuk Kyuhyun dan YoonA seperti tengah ber-backhug. Kyuhyun seperti sedang memeluk YoonA dari belakang. Kyuhyun berputar dan membuat kaki YoonA meninggalkan tanah dan tubuh YoonA terangkat. Mereka berputar bersama sambil tertawa.

“YA turunkan aku!” pekik YoonA sambil berusaha melepaskan kedua tangan Kyuhyun yang menguncinya erat. Kakinya terus meronta tapi wajahnya terlihat sangat bahagia.

Akhirnya Kyuhyun pun menurunkan YoonA. Tapi perang mereka belum berakhir. Setelah menurunkan YoonA dari dekapan eratnya, ia langsung menyiram menciprati YoonA dengan air laut.

“YA KAU!” YoonA ikut menciprati tubuh Kyuhyun dan wajah Kyuhyun.

Kyuhyun dan YoonA sedang berada di 3 hari libur di Jejudo di waktu senggang mereka saat liburan musim panas SM tahun 2012 silam. Mereka hanya pergi berdua ke sana, berusaha untuk tidak mengeluarkan bau yang menarik para reporter, wartawan dan yang pasti fans untuk datang. Tapi tentu saja semua artis SM tahu mengenai hal ini. Walaupun ada yang mengejek, menyindir, dan iri, tapi para artis SM tau bahwa Kyuhyun dan YoonA hanyalah sepasang sahabat yang tengah bersenang-senang.

“YA! Ayo berhenti, aku lelah.” Ucap YoonA lalu menarik lengan Kyuhyun untuk kembali ke tepi pantai, tempat tikar Kyuhyun dan YoonA di gelar, dengan jaket dan makanan di atasnya.

“Hmm.” sahut Kyuhyun lalu mengangguk.

Kyuhyun dan YoonA duduk dengan kaki yang diluruskan di atas tikar tersebut. Kyuhyun memperhatikan shirt putih YoonA yang tampak basah dan sedikit tembus pandang. Kyuhyun berpikir bahwa tidak ada yang boleh melihat YoonA dengan shirt basah dan tembus pandang seperti ini.

Sejujurnya baju dalam YoonA terlihat begitu jelas. Tapi Kyuhyun tidak mau membuat sahabatnya itu merasa awkward dan malu jika ia memberitahu YoonA bahwa shirt putih miliknya terlihat tembus pandang. Bagi Kyuhyun, tidak apa jika ia melihat YoonA seperti ini. Toh ia tidak berpikir yang tidak-tidak terhadap YoonA. Bagi seorang Cho Kyuhyun yang sangat peduli terhadap seorang Im YoonA, hal yang paling penting adalah untuk melindungi dan menjaga YoonA selama ia masih bisa.

Dengan sigap Kyuhyun mengambil sebuah jaket biru miliknya yang cukup tebal dan hangat.

“YA, sini.” Panggil Kyuhyun. “Pakai ini.”

“Wae?” tanya YoonA. “Shireo… udara di sini sangat panas! Kau pikir jika ini malam udara di sini akan menjadi super dingin? Ah jinjja.” Tolak yeoja cantik itu.

“Pakai saja, turuti aku!” seru Kyuhyun. Karena YoonA tetap tidak mau memakainya, akhirnya ia memakaikan jaket itu untuk YoonA, tapi ia tidak menarik resleting-nya dan membiarkan YoonA melakukannya sendiri. Ya, kau tau sendiri kan, mengapa? “Kau basah, nanti kau masuk angin.”

“Eyy, untuk apa kau mengkhawatirkanku jinjja!” ucap YoonA. Ia tetap tidak mau menarik resleting-nya ke atas dengan alasan panas.

“Ish jinjja neo!” Kyuhyun duduk di hadapan YoonA menatap jaket miliknya yang YoonA pakai dengan resleting yang belum ditutup. Jika resleting itu tidak ditutup, sia-sia usahanya untuk ‘menutupi’ YoonA. Ia pun menarik resleting itu ke atas.

“Jinjja mwoe… aish! Panas!” YoonA mengipasi dirinya sendiri dengan tangannya. “Kajja kita makan! Aku benar-benar lapar!”

“Hm,” Kyuhyun mengeluarkan beberapa makanan dari keranjang piknik miliknya dan YoonA. Kyuhyun merobek sedikit bagian dari salah satu makanan yang ada di sana, roti keju. “Cham.” Ia memasukkan roti tersebut ke mulut YoonA.

“YA aku bisa makan sendiri!”

“Bagaimana kau mau makan jika tanganmu penuh pasir seperti itu?” YoonA menatap kedua tangannya yang memang penuh dengan pasir.

“Hehehe.” YoonA berkekeh pelan, diikuti Kyuhyun yang terus menyuapi YoonA dengan potongan roti.

“YA KYUHYUN-AH BERHENTI MELAMUN! GEUMANHAE!” seru Zhoumi pada Kyuhyun.

“Eh ne?” tanya Kyuhyun. Kyuhyun menyoba untuk sadar dari lamunannya atas kenangannya bersama YoonA.

“Ppali, kita akan segera take off.”

“Hm, arraseo.” Jawab Kyuhyun lalu memakai bagpack-nya. Ia mengencangkan jaket miliknya dan kembali terdiam tidak bergeming. Jaket itu. Jaket yang dipakai YoonA pada musim panas 2012 di Jejudo.

“YA KYUHYUN-AH!”

“Ne,”

~~~~

Dorm SNSD

“YoonA-ya!” panggil Jessica.

“Ne…?” sahut YoonA lalu mengikuti arah suara Jessica berada. Dan itu membawanya sampai ke ruang TV, mendapati Jessica sedang menonton TV. “Waeyo? Kenapa Eonnie memanggilku ke sini?”

“Ani, setiap ada Radio Star kau selalu memintaku untuk memberitahumu, itu saja.”

“Ohm, geurae.” YoonA duduk di samping Jessica dengan kaki yang dilipat.

Tiba-tiba, seorang Cho Kyuhyun muncul di pikirannya tanpa permisi. Ia teringat bahwa Kyuhyun sering sekali berkata sesuatu yang berhubungan dengannya di variety show.

“Siapa member Girlgroup yang menurutmu paling cantik?” tanya para MC Radio Star kepada Kyuhyun.

“Ittan chyeoneun ttaeggae,” Kyuhyun menyandarkan dirinya di kursi, ragu apakah ia harus mengucapkan ini atau tidak. Tapi ia harus mengakui, bahwa orang yang akan ia sebutkan setelah ini adalah orang yang benar-benar cantik. “YoonA-ssi ga. Jinjja yeppuda.”

“YoonA?” tanya Kim Gura. Sebenarnya para MC Radio Star tidak begitu kaget. Bahkan mereka juga pernah menanyakan hal ini pada Kyuhyun saat sedang di ruang tunggu MC.

“YoonA, YoonA.” ucap Kyuhyun meyakinkan para MC lalu mengangguk. “YoonA.” Kyuhyun bergumam pelan.

“Ahh, YoonA… YoonA..” ulang para MC sambil turut mengangguk.

“Geurigo, setelah YoonA-ssi?” tanya Kookjin.

“YoonA… wa.. Suzy.” Kyuhyun memang tidak bisa apa-apa kecuali mengulangi nama YoonA. Baginya, sahabatnya itu 6 kali lebih cantik dibanding seorang Bae Suzy. Itulah sebabnya ia menyebutkan nama YoonA 6 kali.

“YA YoonA! itu Kyuhyun Oppa!”

“Ah eodi?” YoonA memperhatikan wajah Kyuhyun dengan seksama.

YoonA ingat bahwa pada hari sebelum syuting Radio Star yang sekarang ia tonton berlangsung, ia dan Kyuhyun sempat bertengkar kecil karena salah paham, tapi mempunyai dampak yang cukup besar. Itu mungkin sekitar 2 minggu yang lalu?

“YA! Kau tidak bisakkah kau berhenti berbicara buruk tentangku?” teriak YoonA tiba-tiba di sebuah taman saat Kyuhyun memintanya untuk bertemu. Untung saja hari sudah menjelang malam, jadi tidak ada seorang pun selain Kyuhyun dan YoonA di sana.

“Mwoga? Apa yang kau bicarakan?” tanya Kyuhyun tidak mengerti. “YA YoonA, apa yang terjadi dengan wajahmu? Appoyo?” tanya Kyuhyun lagi saat melihat wajah YoonA yang pucat dan penuh dengan plester luka.

“KAU JANGAN PURA-PURA TIDAK MENGERTI! UNTUK APA KAU MEMANGGILKU SEKARANG HAH? KAU MAU MENGATAKAN BAHWA KAU BENAR-BENAR BERBICARA DI BELAKANGKU?!” bentak YoonA lagi.

“YA MWOGA!?” Kyuhyun yang tidak merasa bersalah berteriak balik ke arah YoonA. YoonA terlihat kaget saat ia mendengar Kyuhyun berteriak padanya.

“Cih. Kukira kau adalah sahabatku!” ucap YoonA.

“MWOGA! YA IM YOONA!” bentak Kyuhyun dengan wajah yang marah. Ia sama sekali tidak merasa bersalah karena ia tidak pernah berbicara buruk tentang YoonA. “JANGAN KAU BERBICARA SEMBARANGAN TANPA BUKTI!”

“Apanya yang tanpa bukti, HM?!” bentak YoonA balik. Matanya mulai memerah, terlihat cairan-cairan bening tampak ditahannya untuk tidak keluar. Kyuhyun tertegun. “Kau. Kau sangatlah jahat! Kau orang jahat!” YoonA memukul Kyuhyun dengan air mata yang mulai berlinang di pipinya.

“Geumanhae.” Ucap Kyuhyun lalu memegang kedua tangan YoonA, memberhentikan tangan YoonA untuk terus memukuli tubuhnya. Tapi YoonA terus meronta. “GEUMANHAGU!”

YoonA diam tak bergeming. Ia tampak terkejut. Ia tidak tau Kyuhyun bisa marah padanya seperti ini. Tapi Kyuhyun lebih terkejut dibanding YoonA. Kyuhyun pernah bersumpah kepada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan membentak YoonA dan akan selalu melindunginya. Tapi amarah masih menyelimuti keduanya.

“KAU. JANGAN BERBICARA TIDAK SOPAN PADAKU YA IM YOONA!!” bentak Kyuhyun. YoonA menghempaskan tangan Kyuhyun.

“Kukira kau akan meminta maaf padaku dengan cara yang baik-baik karena kau memanggilku malam-malam begini.” Desis YoonA seraya menundukkan kepalanya. Tapi tetap saja matanya terlihat sangat aktif dalam mengeluarkan airmata-airmata. “Ternyata kau malah membentakku.”

Kyuhyun benar-benar merasa bersalah sekarang. Mungkin ia merasa dihakimi secara tidak adil oleh YoonA, karena tanpa alasan YoonA memarahinya. Tapi yang lebih tidak benar adalah seorang Cho Kyuhyun memarahi Im YoonA. Walaupun YoonA selalu terlihat kuat, Kyuhyun tau betapa berat hidup yang dialami YoonA. Karena ia selalu menjadi pundak di mana YoonA bersandar.

“Baiklah, kita akhiri di sini.”

“Mwo?” seru Kyuhyun dengan nada yang cukup tinggi.

“Persahabatan kita.” Suara YoonA tersendat-sendat karena air mata yang keluar. “Aku mintamaaf karena aku bersikap bodoh malam ini, dan aku tidak akan mengganggu hidupmu dan dia.”

“Dia? Nugu?” tanya Kyuhyun. Tapi YoonA terlanjur berlari meninggalkan taman. “Im YoonA!! KEMBALI!”

Keesokkan paginya

“Kyuhyun-ah!” panggil Sungmin lalu duduk di samping Kyuhyun yang sedang tidur-tiduran di sofa.

“Hm?” tanya Kyuhyun sekenanya.

“Kau tau, seorang sasaeng fans-mu kemarin sore datang dan menyerang YoonA.”

“MWO?!” pekik Kyuhyun. “Lalu?”

“Ia menyerang YoonA lalu berbicara yang tidak-tidak padanya dan menyuruhnya untuk menjauhimu. Sekarang YoonA sedang berada di Seoul Hospital untuk mendapatkan perawatan intens dengan nama samarah Youngji. Tadi malam seorang fans menemukannya tergeletak di pinggir jalan. Tapi fans tersebut berjanji untuk tidak memberitahu awak media dan teman-temannya, ia langsung membawa YoonA ke gedung SM tadi malam.”

“MWO?!”

“Hampir seluruh artis SM mengetahui ini, apakah kau tidak tau? Kau kan sahabatnya?” Kyuhyun menggeleng. “Fans yang menolong YoonA dan Park Young Min Seongsaenim mengira YoonA diserang lagi tadi malam. Itu sebabnya ia jatuh.”

Tidak. YoonA tidak ambruk di pinggir jalan karena sasaeng fans-nya. Ini salahnya, ini salahnya kemarin ia memarahi YoonA. Sampai YoonA menangis dan pergi. Ini salahnya.

“Eotteokkhae?” gumam Kyuhyun.

“Wae?” tanya Sungmin.

“Ani. Hyung, kau tau di ruang mana YoonA dirawat?”

“Molla? Wae geur…”

“Oh geurae Hyung… annyeong!” seru Kyuhyun lalu pergi meninggalkan Sungmin.

Kyuhyun memakai hoodie abu-abu bergambar angka 7, angka favoritnya dan YoonA miliknya itu. YoonA pun memiliki hoodie yang sama; berangka 7; hanya saja mereka memesan hoodie angka 7 dengan model yang berbeda agar fans tidak curiga.

Kyuhyun memasang penyamarannya. Hoodie, topi, masker dan kacamata hitam. Ia bergegas berlari keluar dari dorm Super Junior turun ke jalan dan berlari sekuat tenaga. Menuju Seoul Hospital.

Sampailah Kyuhyun di depan Seoul Hospital. Ia bergegas masuk menuju resepsionis rumah sakit itu berada.

“Annyeonghaseyo.” Sapa Kyuhyun tergesa-gesa dengan nafas yang terlihat lelah. “Di mana ruang pasien Im Youngji berada?”

“Ne annyeonghaseyo. Im Youngji..” resepsionis tersebut mengecek daftar pasien di komputer resepsionis. “Im Youngji-ssi ga berada di lantai 3 diruang nomor 301 VVIP.”

“Ah geuraeyo, gamsahamnida. Annyeonghaseyo.” Kyuhyun berlari menuju lift dan langsung menekan angka 3 untuk lantai 3. Kyuhyun terlihat sangat gugup di dalam lift. Keringat bercucuran, jantungnya berdegup. Ia tidak mau sesuatu yang serius terjadi pada YoonA.

Sesampainya di lantai 3, Kyuhyun berlari pelan mencari kamar nomor 301. Ia yakin kamar 301 berada di dekat lift. Akhirnya ia menemukan kamar nomor 301 yang ternyata tidak berada di dekat lift melainkan berada di ujung lantai dekat jendela utama lantai 3. Cukup jauh dari lift.

Kyuhyun menghela nafas pelan. “Tenang.”

KREK

Kyuhyun membuka pintu dan menemukan YoonA sedang berbaring. Di wajahnya masih tampak plester luka, tapi ia sudah tidak terlihat terlalu pucat.

“YA NEO!” teriak Kyuhyun. Ia tampak menahan tangisannya agar tidak pecah di hadapan YoonA. “Wae geurae… apa yang kau lakukan di sini? Apuji andwae!”

“Ani..” jawab YoonA. “Mianhae, jeongmal mianhae. Kemarin aku memang salah.”

“Ani. Kau tidak salah.” Kyuhyun berlari ke arah YoonA lalu mendekap erat sahabatnya yang masih terbaring di ranjang rumah sakit itu. “Mianhae.”

“Ani…” airmata YoonA kembali turun membasahi pipinya dan jatuh ke pundak Kyuhyun.

“Uljima… mianhae.” Ucap Kyuhyun lalu melonggarkan pelukannya. Dengan kedua tangannya ia menghapus airmata yang masih setia mengalir dari mata YoonA.

“Hanya saja… aku terlalu kasar padamu kemarin.”

“Ani, karena kau juga tersakiti, aku bisa mengerti. Nan arra. Aku sudah tau semuanya. Aku minta maaf fans-ku berbuat seperti itu padamu.” Kyuhyun kembali mendekap YoonA.

“Kyuhyun-ah mianhae. Gomawo.”

“YA YOONA! KAU MELAMUN LAGI!” seru Jessica. “Aish jinjja.” Jessica masuk ke kamarnya.

“Wae geuraeni? Ada apa denganku? Kenapa aku begitu memikirkan Kyuhyun? Tidak mungkin…”

TO BE CONTINUE~

Mian kalau alay ‘_’ ini FF emang lebay banget sumveh._. moga feel-nya dapet! Karena banyak kritik yang bilang kalau FF gue tuh alurnya kecepetan + suka gakdapet feel gitu-__- DON’T FORGET TO RCL! RATE, COMMENT! Kalo nggak? CHAPTER SELANJUTNYA BAKAL GUE PASSWORD._.v

Best regards,

my ttd

Advertisements

17 thoughts on “[Chapter] Broken Inside || Chapter 1

  1. Wah ff ny ngatin awal tahun kejadian leeseungi n yoona. . .
    Tpi jiwa musketeer tak menyerah, ttp berdoa smga cupid menembkan panahny k kyuna. Hahe . .
    Ffny dlanjt jgn lama2 y, seru ni. S̤̥̈̊є̲̣̥є̲̣̣̣̥♍ªªªηGªª†̥†̥̥:*

  2. AUTHOR, ini FF kece banget SUMPAH…
    Aku tunggu kelanjutan FF mu semuanya
    Jang lm2 ya POST FF-nya

    THANX AUTHOR DAEBAKK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s