[Drabble] Behind Their Moment || Sukira Edition


sukira cover

Judul: Behind Their Moment

Edisi: Sukira (2010)

Author: Tisa Khansa

Main Cast: Super Junior Kyuhyun, SNSD Yoona

Cameo: find by yourself ^^

Genre: friendship, cute

Length: One-Shoot

Rating: General

NB: yeorobuuuuunnn kangen gue? Ngga? Kangen? GUA BALIK. Udah hampir setahun ya nunggu btm? Weh gue juga gaksadar udah lama ngga nulis btm :/ keabisan ide buat moment di 2013, jadi ngambil moment 2010 ~~ jan lupa RCL yohh ♥ cekidot!

~~BTM~~

“Hei!” Seru seorang namja menyapa visual SNSD, Yoona. Namja itu adalah magnae dari Super Junior, Kyuhyun.

Yeoja itu tidak merespon. Yoona tetap diam saja walau Kyuhyun sudah menyamakan langkah kakinya dengannya.

“Yoona-Noona…” panggil Kyuhyun sedikit menggoda Yoona. Biasanya Yoona marah jika ada salahsatu Oppa-nya yang memanggil dirinya “Noona“. Jelas dia marah. Untuk apa oppa-nya memanggil dirinya noona?

Yoona masih tidak merespon. Kali ini ia malah menari-nari. Kyuhyun yang melihatnya menatapnya heran sekaligus berpikir “apakah gadis ini mabuk?” di otaknya sendiri.

“YOONA!” Pekik Kyuhyun kemudian memukul punggung Yoona.

“KAPCHAGI! Tuhan!” Seru Yoona kemudian mengelus punggungnya sendiri. Ia menoleh ke arah Kyuhyun dan melepas earphone yang melekat di telinganya. Kedua matanya terbelalak. “Sejak kapan kau di sini, Oppa?”

“Dari tadi! Tidak sadar?” Yoona menggeleng. “Apa kau ada masalah?”

“Masalah? Tidak ada.” Sahut Yoona. “Kenapa memangnya?”

“Biasanya kalau kau punya masalah, kau mendengar musik dengan volume yang keras kan sampai-sampai kau tidak bisa mendengar orang lain, kan?” Ucap Kyuhyun. “Tumben kau jalan-jalan di koridor SM tanpa memainkan handphone-mu dan hanya mendengarkan musik.”

Sudah menjadi sepasang teman dekat sejak sebelum debut, tentu Kyuhyun dan Yoona sudah mengerti satu sama lain. Bahkan detail-detail kecil.

“Aku tidak seperti itu, ah.” elak Yoona kemudian menggelengkan kepalanya. Kyuhyun melingkarkan lengannya di pundak Yoona.

“Jika ada masalah, kenapa tidak memberitahuku?” Tanya Kyuhyun. Yoona memeluk tangan Kyuhyun yang menggantung bebas di sepanjang pundaknya dengan tangan kirinya.

“Aku benar-benar tidak ada masalah, Oppa!” Balas Yoona.

“Kau mau kemana?” Tanya Kyuhyun tidak menggubris balasan Yoona.

“Ruang latihan, kenapa?”

“Mau kuantar?” Tawar Kyuhyun yang ditanggapi anggukan kepala Yoona. “Besok kau jadi guest di sukira?”

“Benar! Darimana kau tahu?”

“Jungsoo-Hyung memberitahuku.” Jawab Kyuhyun. “Oh! Apa masalahmu kali ini… tentang anti-fans yang mengkritik suaramu lagi?”

Yoona terdiam sejenak, masih berjalan, tapi wajahnya membeku. Tapi taklama ia kembali tersenyum. “Sudah kubilang aku tidak punya masalah, Oppa.”

“Jangan berbohong, Bodoh!” Balas Kyuhyun kemudian melepas rangkulannya. “Iya, kan!?”

Yoona mengangguk pelan dan membiarkan helaan nafas keluar. “Begitulah.”

“Bodoh!” Maki Kyuhyun. “Sudah kubilang jangan pikirkan anti-fans yang gila itu! Jangan salahkan dirimu karena mereka! Pikirkan saja dirimu sendiri. Mereka hanya IRI padamu karena kau cantik dan baik, jadi mereka mencari kesalahan pada dirimu.”

“Berat, Oppa…” Balas Yoona.

“Aku ada di sini untukmu, tidakkah kau tahu itu, Bodoh?” Jawab Kyuhyun. Ia kemudian menggenggam tangan Yoona. “Nikmati hidupmu selagi kau bisa!”

Kyuhyun menarik Yoona berlari di sepanjang koridor SM. “Oppa!”

~~BTM~~

“Bagai… hh …mana? Menyenang… hh …kan?” Tanya Kyuhyun dengan nafas yang tersengal-sengal.

“Menyenangkan… hh …katamu!? Kau oppa terbodoh yang pernah ada!” Protes Yoona.

Kyuhyun mengacak rambut Yoona. “Tapi menyenangkan, bukan?”

Yoona tidak bisa mengelak. Setelah diajak naik tangga ke lantai tempat ruang latihan SNSD berada sambil berlari dengan tangan masing-masih bertautan, Yoona agak merasa lebih tenang.

Oppa-ku yang bodoh, aku masuk dulu, ya?” Pamit Yoona bergegas masuk ke dalam ruang latihan.

“Hm,” Balas Kyuhyun seraya menganggukkan kepalanya.

~~BTM~~

Yoona.

Yoona, Taeyeon, Sooyoung dan Hyoyeon sampai di ruang recording radio KBS Super Junior Kiss The Radio. Taeyeon duduk dengan Yoona di sebelahnya, dan di seberang mereka ada Sooyoung yang duduk dengan Hyoyeon di sebelahnya.

Segmen pertama dan kedua berjalan lancar. Sekarang tiba waktunya untuk segmen ketiga. Pembacaan pertanyaan dari para pendengar sukira pun mewarnai segmen.

“‘Eonnideul, kalian hanya memperlihatkan wajah tersenyum kalian saja. Aku penasaran untuk tahu kapan kalian mengalami waktu yang sulit juga.'” Leeteuk membacakan pertanyaan dari fans yang mengirimkan pertanyaan. “Mempunyai perkerjaan sebagai entertainer, kami menunjukkan senyum kami kepada publik, tapi terkadang kami juga punya airmata.”

“Benar, benar.” Sahut Eunhyuk.

“Tapi di dunia entertainment, asap memang keluar dari cerobongnya tanpa api.” Ucap Leeteuk lagi.

“Sering sekali.” Sahut Eunhyuk.

“Bagaimana dengan Taeyeon-ssi dan Yoona-ssi?” Tanya Leeteuk. “Yoona terlihat agak depresi sekarang… ada masalah?”

“Aku pikir Yoona menjadi agak depresi setelah ia mendengarkan ‘Star, Star, Star‘.” Tambah Taeyeon.

“Ah tidak…” jawab Yoona. “Untukku, aku banyak sedih karena rumor dan aku sering menyalahkan diriku sendiri.”

“Oh, kenapa?” Tanya Leeteuk.

“Jadi aku terus menggali lubang untuk diriku sendiri…” Balas Yoona lagi. “Dan baru-baru ini aku agak merasa seperti ini juga. Aku tidak terlalu percaya diri dalam skill, aku juga agak down akhir-akhir ini.”

“Dan saat aku membaca komentar negatif di situasi seperti ini, itu berefek besar padaku. Aku sering tersakiti karena mereka.” Lanjut Yoona.

“Tapi Yoona-ssi, kau melakukan hal-hal dengan baik, jadi kau tidak perlu membebani dirimu seperti itu.” Ujar Leeteuk.

“Tentu saja.” Sahut Eunhyuk.

“Tidak…” bantah Yoona.

“Dan itu juga mengapa kau disukai sekali sekarang.” Balas Leeteuk lagi.

“Dan itu yang membuat anggota yang lain kesal.” Canda Sooyoung. Taeyeon tergelak.

“Ye, jangan serang dia karena itu.” Jawab Leeteuk. Sementara Yoona hanya tersenyum.

Ia tidak suka obrolan tentang anti-fans yang membuat dirinya tersakiti. Sangat tidak suka. Tapi menurutnya kadang perkataan para anti-fans ada benarnya juga.

Jika ia tidak bisa bernyanyi, mengapa masuk ke girlgroup?

Jika ia memang membuat perhatian jatuh kepadanya dan membuat anggota lain terpuruk, tidakkah memang benar ia berhak mendapatkan komentar negatif dari fans anggota lain?

‘Jika ia hanya bisa menari dan menjadi center group atau the face of group, kenapa tidak menjadi penari atau model? Kenapa harus memaksakan diri untuk bernyanyi?

Yoona tidak seharusnya berada di SNSD! Ia bahkan tidak bisa bernyanyi!

Karena Yoona, bias-ku tidak mendapatkan perhatian dari publik yang ia berhak untuk dapatkan!

Pertanyaan-pertanyaan dan pernyataan-pernyataan itu terkadang membuat Yoona berpikir, apakah seharusnya ia meninggalkan SNSD? Bahkan eonnie-nya terkadang memang terlihat kesal dan tidak peduli jika Yoona mendapatkan perhatian lebih dari para namja di industri musik Korea, bahkan sudah meluas sampai atlet-atlet, aktor dan bahkan artis luar negeri.

Tapi eonnie-nya dan Seohyun-lah yang ada saat ia menangis. Bukan ibunya, melainkan kedelapan saudara yang ia sangat sayangi.

Saat sedang tidak fokus mendengarkan apa yang Taeyeon dan Leeteuk bicarakan, tiba-tiba handphone-nya mengeluarkan notis. Yoona langsung membuka handphone-nya.

Kyuhyun berkata: “SNSD jjang! Suaramu sangatlah manis.” di grup ‘Super Junior & Uri Yoona’.

Yoona tertawa membacanya. ‘Jadi dia sedang streaming radio ini sekarang?

“Apa menurutmu? Mwoya?” Tanya Taeyeon kepada Yoona saat ia mendengar Yoona tertawa.

“Aku baru saja menerima pesan dari SNSD Kyuhyun… ani. Maksudku Super Junior Kyuhyun-ssi.” Jawab Yoona dengan tawa di sela-sela jeda kalimat yang ia katakan.

“Oh aku juga menerimanya!” Sahut Leeteuk.

Yoona kemudian membacakan pesan yang ia terima dari Kyuhyun. “‘SNSD jjang! Suaramu–”

“–sangatlah manis.” Lanjut Leeteuk bersamaan dengan Yoona.

“Kutebak itu adalah pesan dari grup-chatting, terserahlah kalau begitu.” Balas Yoona cepat.

Agak kecewa karena itu memang pesan yang Kyuhyun kirimkan ke grup, walaupun grup spesial Super Junior dan Yoona karena kedekatan mereka. Tapi ia senang juga, oppa-nya itu selalu membuatnya senang.

~~BTM~~

Kyuhyun.

“Oh jam berapa ini?” Gumam Kyuhyun. Ia tengah bermain Starcraft di kamarnya dan Sungmin, sementara Sungmin sudah terlelap di kasur seberang. Kyuhyun kemudian menoleh ke arah jam digital di sudut kanan layar laptop-nya. “Oh! Ini kan sudah lewat dari jam streaming sukira! Ada Yoona, kan?”

Kyuhyun kemudian membuka link streaming di browser internet miliknya di laptop. Setelah terbuka, ia menunggu buffering sebentar sebelum video dimainkan. Agak terlalu telat karena dua segmen sudah selesai.

“Huh… sudah hampir selesai ya?” Gumam Kyuhyun kecewa. Tapi ia tetap menonton.

“‘Eonnideul, kalian hanya memperlihatkan wajah tersenyum kalian saja. Aku penasaran untuk tahu kapan kalian mengalami waktu yang sulit juga.'” Leeteuk membacakan pertanyaan dari fans yang mengirimkan pertanyaan. “Mempunyai perkerjaan sebagai entertainer, kami menunjukkan senyum kami kepada publik, tapi terkadang kami juga punya airmata.”

Kyuhyun mengangguk-angguk mendengarnya, ikut setuju.

“Benar, benar.” Sahut Eunhyuk.

“Tapi di dunia entertainment, asap memang keluar dari cerobongnya tanpa api.” Ucap Leeteuk lagi.

“Kenapa jika di radio Hyung jadi menggunakan bahasa yang tinggi sekali?” Sindir Kyuhyun pada layar laptop-nya yang menunjukkan Leeteuk tengah berkomentar.

“Sering sekali.” Sahut Eunhyuk.

“Bagaimana dengan Taeyeon-ssi dan Yoona-ssi?” Tanya Leeteuk.

“Huh, coba saja kami bisa memanggil mereka dengan lebih nyaman tanpa embel-embel ‘-ssi‘ itu. Ini semua karena peraturan bodoh yang mengharuskan untuk berbicara ‘lebih formal’ dan ‘lebih sopan’ di depan kamera! Bukankah itu namanya kita ‘fake‘? Tidak seperti apa yang biasanya kita lakukan di kehidupan biasa? Fake?” Sungut Kyuhyun.

“Yoona terlihat agak depresi sekarang… ada masalah apa?” Tanya Leeteuk. Kamera kemudian kembali menyorot Yoona.

“Wajah depresi dari gadis bodoh itu… aku benci melihatnya.” Gumam Kyuhyun.

“Aku pikir Yoona menjadi agak depresi setelah ia mendengarkan ‘Star, Star, Star’.” Tambah Taeyeon.

“Tidak…” bantah Yoona. “Untukku, aku banyak sedih karena rumor. Dan aku sering menyalahkan diriku sendiri.”

“SUDAH KUBILANG KAU TIDAK BOLEH MENYALAHKAN DIRIMU SENDIRI!” Seru Kyuhyun.

“Oh, kenapa?” Tanya Leeteuk.

“Jadi aku terus menggali lubang untuk diriku sendiri…” Balas Yoona lagi. “Dan baru-baru ini aku juga agak seperti ini juga. Aku tidak terlalu percaya diri dalam skill, aku juga agak down akhir-akhir ini.”

“Dan saat aku membaca komentar kebencian di situasi seperti ini, itu berefek besar padaku. Aku sering tersakiti karena mereka.” Lanjut Yoona.

“Dasar gadis bodoh. Tidakkah ia tahu banyak orang yang jauh lebih berhak untuk berada di pikirannya dibanding dengan para anti-fans tidak berotak itu?” Maki Kyuhyun.

“Tapi Yoona-ssi, kau melakukan hal-hal dengan baik, jadi kau tidak perlu membebani dirimu seperti itu.” Ujar Leeteuk.

“Tentu saja.” Sahut Eunhyuk.

“Tidak…” bantah Yoona.

“Dan itu juga mengapa kau disukai sekali sekarang.” Balas Leeteuk lagi.

“Dan itu yang membuat anggota yang lain kesal.” Canda Sooyoung. Taeyeon tergelak.

“Ye, jangan serang dia karena itu.” Jawab Leeteuk. Sementara Yoona hanya tersenyum.

“Senyuman paksaan yang pahit, huh, Yoona-ya? Kau berhutang besar padaku karena aku tahu semua gerak-gerikmu.” Ucap Kyuhyun. “AISH! Aku tidak tahan lagi melihat wajahnya!”

Kyuhyun kemudian mengambil handphone-nya. Ia baru saja ingin mengetik SMS ke pada Yoona. Tapi ia terkekeh sendiri membaca nama Yoona yang ia simpan cukup panjang di phonebook-nya.

To: Super Duper Weirdo YoongieYoongie

Idiot! Kau tidak seharusnya menyalahkan dirimu sendiri! Itu semua salah para anti-fans yang tidak bisa melihat hal baik pada dirimu! Aku suka sekali suaramu, Idiot ❤

Tapi jarinya terhenti. Bagaimana jika Yoona menceritakan pada publik jika ia, Cho Kyuhyun yang hebat ini, menghibur Yoona yang tengah dalam mood buruk? Skandal pasti muncul. Pasti.

Apalagi Kyuhyun menggunakan emoticon ‘<3’ atau ‘heart’ yang pasti akan mengundang skandal. Padahal biasanya ia dan Yoona sering bertukar SMS seperti layaknya pasangan yang berpacaran seperti itu. Memakai emoticon ‘<3’ atau ‘:*’ bahkan menggunakan kata-kata panggilan sayang seperti ‘Chagi-ya’.

Kyuhyun tersenyum tipis mengingat hubungan persahabatan yang lebih mirip seperti pasangan yang berpacaran. Ia kemudian menghapus SMS itu dan berpikir dengan cepat, kemana ia bisa menenangkan Yoona tapi tidak terlalu terlihat seperti privat?

“Ah! Grup-chatting!” Pekik Kyuhyun. Ia membuka kolom grup di handphone-nya. Ada tiga grup yang tertera di list-nya.

All SM Artist

“Aku pasti digoda habis-habisan jika berkata seperti itu di sana! BoA Noona, Changmin, Qian… sudah digoda habis-habisan, mereka juga bermulut besar lagi. Bisa-bisa mereka membongkar ini di acara lain.”

Kyu-Line

“Oh, grup ini juga tidak buruk. Ada Yoona juga di sini…” gumam Kyuhyun. “Oh tapi buruk! Ada Changmin dan Qian! Geez.”

Mata Kyuhyun tertuju pada grup-chatting terakhir.

Super Junior & Uri Yoona

“Hmm… Hyukjae menggunakan mode silent jika sedang recording… ia tidak akan bisa berkomentar apa-apa. Aku pun pasti tidak akan digoda oleh Jungsoo-hyung… Pesan pendek saja lebih baik kan? Kalau teks-nya sama seperti yang aku ketik pada Yoona tadi, akan susah mengelak dari yang lainnya… Jika pendek aku bisa mengelak dan mengatakan bahwa itu tidak hanya untuk Yoona, tapi untuk anggota yang lain juga! Aku juga bisa beralasan untuk mengirimkannya ke sini karena jika aku mengirimkannya ke grup ‘All SM Artist‘ yang lain akan terganggu! Perfect!”

Super Junior & Uri Yoona

Kyuhyun: SNSD jjang! Suaramu sangatlah manis.

KIRIM! Yak, dengan begini aku bisa membuat Yoona agak lebih senang sampai acara selesai.

Yoona tertawa di saat Taeyeon sedang menjelaskan bahwa SNSD tidak mempunyai mini-hompy sama sekali.

“Apa menurutmu? Mwoya?” Tanya Taeyeon kepada Yoona saat ia mendengar Yoona tertawa.

“Aku baru saja menerima pesan dari SNSD Kyuhyun… ani. Maksudku Super Junior Kyuhyun-ssi.” Jawab Yoona dengan tawa di sela-sela jeda kalimat yang ia katakan.

Kyuhyun tertawa mendengarnya. “SNSD Kyuhyun.”

“Oh aku juga menerimanya!” Sahut Leeteuk.

“Sesuai rencana! Hyung menyelamatkanku dari skandal! Yeah!” Seru Kyuhyun senang.

Yoona kemudian membacakan pesan yang ia terima dari Kyuhyun. “‘SNSD jjang! Suaramu–“

“–sangatlah manis.” Lanjut Leeteuk bersamaan dengan Yoona.

“Cih, kenapa mereka harus berbicara di waktu yang sama? Sekalian saja terus kompakan! Double jinx! Triple jinx! Damn.

“Kutebak itu adalah pesan dari grup-chatting, terserahlah kalau begitu.” Balas Yoona cepat.

KYUHYUN POV

“Kutebak itu adalah pesan dari grup-chatting, terserahlah kalau begitu.” Balas Yoona cepat.

Aku tertawa mendengarnya. Gadisku dan kesarkastikannya di saat ia dalam mood yang bagus.

Im Yoona… Entah mengapa aku senang sekali berteman dekat dengan anak ini. Entah… tidak ada yang tahu.

Aku kemudian menonton sampai selesai. Setelah selesai, aku meluruskan tanganku, stretching sedikit. Kemudian aku mematikan laptop-ku. Biasanya aku dapat bermain sampai jam 2 pagi, tapi entah kurasa aku sudah cukup lelah menangani mood Yoona.

Well, aku juga tidak tahu aku bisa selelah itu. Tiba-tiba handphone-ku berdering, tanda ada telepon masuk. Aku tersenyum sebelum mengangkat telepon itu.

Oppa…!” Seru seorang yeoja dari ujung telepon. Im Yoona.

“Apa, apa?” Tanyaku mencoba menjadi agak dingin. Sebenarnya aku agak tersipu setelah menghiburnya tadi.

“Terimakasih banyak!” Seru Yoona padaku. Aku tersenyum tipis.

“Memangnya apa yang aku lakukan?” Tanyaku berpura-pura tidak mengerti tentunya. Bahkan orang bodoh pun tahu pasti aku berpura-pura.

Kau mengirimkan pesan tadi… terima kasih! Untukku kan, Oppa? Terima kasih, sangat.” Aku lagi-lagi tersenyum. Isshh… kenapa aku tersenyum terus?

“Ani. Aku mengirimnya untuk Sooyoung. Ia kan sering down karena kau selalu mendapatkan perhatian lebih!” Makiku.

Sooyoung-eonnie? Benarkah!? Ah maafkan aku, aku akan menutup teleponnya kalau begitu.” Jawab Yoona dengan polos. Heyy… ia benar-benar anak kecil!

YA Yoona-ya! Tentu tidak! Jangan tutup teleponnya.” Seruku. Anak polos dasar. “Baiklah, baiklah, aku mengirimkannya padamu.”

Aku senang memiliki sahabat sepertimu, Oppa.” Ucap Yoona. Entah mengapa kurasakan wajahku memerah sedikit.

“Aku tahu itu.” Balasku.

Aish… masih menyombongkan dirimu sendiri, huh? Tidak bisakah kau berkata ‘aku juga senang memiliki sahabat sepertimu’? Dasar! Kau membuat mood-ku turun lagi!” Aku tergelak keras. “Oppa! Kenapa tertawa!?

“Maaf, maaf. Dasar… kau lucu sekali.” Ucapku. Damn! Apa yang baru saja aku katakan!? “Maksudku, baiklah. ‘Aku juga senang memiliki sahabat sepertimu’. Sudah kan? Puas?”

Eyy, dasar tidak tulus! Aku membencimu!

“Maaf… Aigoo Chagi-ya… jangan marah, ok?” Ucapku. Sudah tahu, kan? Aku sering memanggilnya ‘Chagi‘ jika di SMS dan telepon.

“Baiklah, Chagi!” Balas Yoona padaku dengan aegyo… Maksudku dengan suara ceprengnya. “Sudah dulu ya, Oppa? Terimakasih sekali lagi.

“Tidak lelahkah kau mengatakan ‘terimakasih’? Aku sudah mengerti.” Ucapku sarkastik.

Arraseo, arraseo! Aii, kau sangat tidak mengerti perasaan orang yang berterima kasih.” Jawab Yoona.

“Baiklah, baiklah… aku memang tidak mengerti perasaan orang yang berterima kasih. Iya benar aku memang tidak tahu!” Balasku sarkastik. Kudengar Yoona tertawa dengan suara ahjumma-nya. Sebenarnya aku ikut tersenyum mendengar tawanya, tapi aku tidak akan pernah luluh dan memuji anak ini kecuali ia sedang bad-mood. “Aish! Suara ahjumma itu lagi! Siapa sih ahjumma itu sebenarnya?”

Oppa!” Rengek Yoona.

“Ok, ok. Mianhae, eo, Chagi?” Pintaku dengan nada aegyo.

Baiklah, baik. Aku serius, Oppa… huaaah. Aku mengantuk!

“Lho? Memangnya kau sudah sampai di dorm?” Tanyaku polos. Gedung KBS ada di Yeouido, dan dorm SNSD terletak di Cheongdamdong. Cepat sekali?

Tentu tidak, Oppa-ku yang SANGAT jenius.” Jawabnya sarkastik. “Aku sedang di van. Aku ingin tidur. Sudah dulu, ya?

“Baiklah. Tidur yang cukup, teruslah makan yang banyak dan minum vitaminmu.” Ujarku menasehati Yoona.

Iya, iya. Annyeong!

“Hm,”

KLIK

AUTHOR POV

“Huaah… aku kembali lelah. Padahal saat ia meleponku aku tidak lelah…” gumam Kyuhyun. Ia kembali meluruskan kedua tangannya. Ia kemudian duduk di ranjang miliknya.

“Kyu… belum tidur?” Tiba-tiba Sungmin membuka matanya sedikit dan menoleh ke arahku.

“Begitulah, belum.”

“Kenapa?” Tanya Sungmin. Kyuhyun tersenyum malu.

“Tidak… ini aku baru saja hendak tidur, Hyung.” Jawab Kyuhyun.

“Baru selesai streaming sukira?” Tanya Sungmin. Kyuhyun diam saja. “Kalau kau diam, berarti aku benar? Memang siapa guest sukira kali ini?”

“SNSD…” jawabku lirih berusaha berbisik.

“Oh, pantas saja. Kau kan ingin melihat wajah istrimu itu… pantas.”

“Aku tidak ingin melihat wajah Yoona! Serius!”

“Eyy… aku tidak berkata ‘Yoona’ tapi aku berkata ‘istrimu’. Tentu saja kau anggap Yoona istrimu, kau kan menyukainya.”

“Tidak, itu tidak benar, Hyung!”

“Sudahlah akui saja. Aku tidur lagi, ya?”

“YA! Hyung! Hyung!” Panggil Kyuhyun. Tapi yang terdengar sebagai jawaban malah dengkuran Sungmin. “Aish… siapa yang menyuruhmu untuk bangun, Hyung? Dasar.”

“Aku menyayangimu, Yoona-ya. Istirahat dengan baik, ok?” Ujar Kyuhyun dengan senyuman yang tampaknya ia tidak sadari telah ia mengatakan hal itu dan tersenyum.

.
.
.
.
.
.
.

FIN.

Huaaaa BTM! Udah hampir setahun gua gak post BTM! Oya buat yang Beijing waktu itu emang gue hapus, tapi nanti bakal gue repost. Kalau ADA waktu sih…… jangan lupa RCL dan pls kasih support ke ‘I Love You’… ya ya ya? Jebal yeorobun… readernim, jebal~ gue tambahin translate b.indo nya di kalimat yang full korea. Gimana? Lumayan kan ~

Oke baibai!♥

Advertisements

15 thoughts on “[Drabble] Behind Their Moment || Sukira Edition

  1. dari awal ada btm suka banget sama idenya. ff ini jadi bikin aku flashback ke moment-moment mereka. btw aku belum baca yang di beijing:(( repost ya ya ya. fighting~~~

  2. Hwaaaaaa sekarang jarang ada btm 😦 apa lagi tahun sial ini… momentnya hanya ada 1 😦 tapi makasih udah post btm jadi kembali mood kyunanya ㅋㅋㅋ ditunggu ff yg lain ok^^ HWAITING ♡♡♡

  3. sesuju deh ma bang epil, suaranya Yoona manis..berharap banget klo persahabatan mereka beneran sedekat yg ditulis di sini..

  4. keren,,keren,,
    buat btm yang lainnya donk…
    walau cuma sahabat yang penting selalu ada ketika sahabat itu membutuhkan kita…

  5. jadi kangen ama moment2 kyuna yg lain… moment ini emng paling daebak jadi k ingat moment d radio ama s heechul jga… kyuna jjang pokok e…
    semngat ngepost FF lainnya ya author…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s