[Chapter] I Love You || Chapter 7


image

[Chapter] I Love You || Chapter 7

Judul: I Love You

Author: Tisa Khansa

Main Cast:
– SJ Cho Kyuhyun
– SJ Lee Donghae
– SJ Lee Hyukjae aka Eunhyuk
– SNSD Im Yoona

Other Main Cast:
– SNSD Jung Sooyeon aka Jessica
– SNSD Choi Sooyoung
– SNSD Kim Hyoyeon

Cameo:
– SJ Park Jungsoo aka Leeteuk
– SJ Kim Youngwoon aka Kangin
– SNSD Kim Taeyeon
– SNSD Kwon Yuri
– SHINee Choi Minho

Genre: romance, drama, cute, angst

Length: Chapter

Rating: General

NB: cuprit tercintahhhh ❤ udah lama nunggunya? Wks Kalo boleh ngasihtau ye, ini chap 7 gue mulai buat tanggal 17 Agustus pas hut RI kan ya… Entah kapan gue post-nya /jahat/ sekian lama kalian menunggunya akhirnya chap 7 keluar dari kandang! Gimana perasaan kalian hah cepat beritahu!!*maksa* oke gue cuma butuh RCL tentunya, sama satu lagi gue mau promosi! Twitter gue (tisakhansaelf) dan insta gue (tskyu88) pls di FOLLOW gue kurang rame nih tl ig-nya~ kalo tl twitter ampun rame banget! Followback?mention juseyo~ add juga line gue (tisakhansaelf02). Okesip terlalu banyak promosi entar gue dikontrak lej3l home shopping gimana hayo? CEKIDOT!

{I only own the storyline and ideas. Those are purely from my imagination, and weren’t proved as the reality}

[Saya hanya pemilik dari plot dan ide. Itu semua adalah murni imajinasi saya, dan tidak terbukti sebagai kenyataan]

~~~~

• Last Chapter Review •

Matahari sudah naik ke ufuk timur menyapa pagi. Walau pun tidak membuat pagi menjadi panas dan terik, at least matahari membuat udara menjadi lebih hangat dibanding saat sore dan malam hari.

“Huaah.. Sudah pagi..” Ujar Yoona sambil menggeliat. Ia pun bergumam, “Apa Kyuhyun masih belum pulang ke dorm?”

“Oh, kau sudah bangun? Aku baru saja ingin membangunkanmu.”

Yoona menoleh dan matanya berubah dua kali lebih besar dari biasanya.

~~~~

“Oppa!” Pekik Yoona setelah melihat Donghae sedang sedikit-sedikit membereskan kamar rawatnya itu.

“Kenapa kau terkejut sekali?” Tanya Donghae. Yoona menggeleng lalu tersenyum dengan hangat, seperti yang biasanya ia lakukan di depan Donghae.

YOONA POV

Oh Tuhan, kuharap Donghae Oppa tidak mendengarku menggumamkan nama Kyuhyun tadi. Bisa-bisa ia curiga dan mengetahui bahwa semalam Kyuhyun mampir. Jelas pasti Kyuhyun tidak mungkin memberitahu Donghae Oppa tentang keberadaannya di sini.

“Aniya.” Sahutku sebelum memegangi perutku dan meringis.

“YA Yoona! Wae? Appo?” Tanya Donghae histeris. Aku menggeleng.

“Aku lapar…” Jawabku yang ditanggapi jitakan tangan Donghae Oppa.

TAK

“YA Oppa, appo!” Protesku. Donghae Oppa hanya memeletkan lidahnya.

“Setelah aku selesai membereskan gudangmu ini, kita sarapan. Ok?” Gudang? Cih. Ia bilang kamar rawatku ini gudang? Hmm well hello, Lee Donghae! Wake up, kamarmu di dorm itu jauuuuuh lebih berantakan dari ini.

“Cham. Kamarmu di dorm pasti lebih berantakan.” Jawabku sebelum memeletkan lidahku menyindir Donghae Oppa.

Sebenarnya aku tidak begitu lapar. Masih kenyang bahkan. Tapi kalau aku mengganti topik secepat yang aku bisa, kemungkinan Donghae Oppa untuk bertanya tentang gumamanku tentang Kyuhyun yang mungkin ia dengar itu semakin mengecil, bukan?

~~~~

AUTHOR POV

Dengan Yoona duduk di kursi roda yang didorong Donghae dari belakang, keduanya pergi ke arah food court. Sampai di lantai dasar, keduanya duduk bersebelahan.

“Kau mau makan apa? Biar aku belikan. Ppali marhae..!” Rengek Donghae. (Cepat beritahu..!)

Yoona terkekeh. “Hmm, bubur saja, Oppa. Aku sudah makan banyak semalam.”

Yoona menutup mulutnya sambil merutuki dirinya sendiri. Bagaimana jika Donghae bertanya siapa yang membelikannya makan semalam?

Benar saja, Donghae bertanya. “Siapa memang yang membelikanmu makan semalam? Bukankah biasanya yang memberimu makan adalah pihak rumah sakit?”

“Eo, eoh.” Jawab Yoona terbata.

YOONA POV

“Eo, eoh.” Aku lelah berbohong pada Donghae Oppa. Aku benar-benar lelah. “Semalam Kyuhyun datang.”

“Oh.. Geurae? Lama?” Tanya Donghae Oppa.

“Tidak terlalu lama… Sekitar 1 jam mungkin? Ia mengajakku makan malam dan menemaniku menjenguk Minho.” Jelasku.

“Geurae?” Jawab Donghae Oppa.

“Memangnya kenapa, Oppa?”

“Hanya saja… Kyuhyunnie belum kembali ke dorm sejak tadi malam, kami semua sudah mencarinya tapi belum bertemu padanya.” Jawab Donghae Oppa.

Jadi Kyuhyun benar-benar belum pulang? Cho Kyuhyun neon jigeum eodinyagu!? (Cho Kyuhyun, kau ada dimana sekarang!?)

Apa mungkin ia pergi keluar kota? Tidak mungkin.. Tapi bisa juga kan?

“Yoona? Kenapa melamun? Tunggu di sini, ok? Aku akan membelikan sarapanmu dulu.” Aku hanya mengangguk mendengarnya.

AUTHOR POV

Selagi Yoona menunggu Donghae, Donghae sudah berjalan dan sampai di dekat salah satu food stan.

Donghae menghela nafas beratnya dan bergumam lirih. “Matamu tidak dapat berbohong, kau pasti masih mencintainya.”

~~~~

“Huaahh. Benar-benar membosankan!” Ucap Yoona sambil menggeliat di atas kasur kamar rawatnya, dengan TV yang menyala dari hadapannya. Donghae pulang sesaat setelah mengantar Yoona kembali ke kamarnya karena Leeteuk menyuruhnya pulang.

“Apa aku perlu jalan-jalan ke luar?” Gumam Yoona lagi.

KLEK

“Yoona.” Panggil seorang yeoja setelah ia membuka pintu kamar rawat Yoona.

“Ne?… Eh?” Gumam Yoona terkejut mendapati Hyoyeon ada di dalam kamarnya sekarang. Tapi ia berpura-pura untuk tenang. “Mau apa kau ke sini?”

“Wah, wah. Dingin sekali kau pada Eonnie-mu ini?”

“Ck. Bukankah kau secara tidak langsung ingin aku untuk menjauh dari hidupmu dan Cho Kyuhyun itu, Hyoyeon-ssi?” Tanya Yoona.

“Benar, memang benar. Kuakui ternyata kau juga cukup jenius, Im Yoona.” Jawab Hyoyeon.

“Geuraeseo? Jangan berbasa-basi di sini, aku tidak punya waktu untuk itu. Cepat katakan apa maksud kedatanganmu dengan tidak mengajak yang lain ikut.”

“Tahu mengapa semalam Kyuhyun Oppa tidak kembali ke dorm? Well, kau pasti tahu kan bahwa ia tidak kembali ke dorm semalam?”

Yoona terdiam sebentar sebelum menjawab pertanyaan Hyoyeon. “Molla. Lalu apa urusanku?”

Tidak menghiraukan balasan dingin Yoona, Hyoyeon kembali membuka mulutnya. “Ia tidur denganku semalam. Ia pergi ke Jepang untuk menemuiku.”

Yoona kemudian menghindar dari tatapan Hyoyeon dengan kepalanya yang ia hadapkan ke arah lain dengan decakan. Lalu ia tersenyum dingin.

“Geuraeseo? Jadi menurutmu itu juga termasuk urusanku? Apakah kau bodoh?” Balas Yoona. “Aku tidak mempunyai hubungan lagi dengan orang yang kau sebut namjachingu-mu itu. Na-ga. Jigeum na-ga.” (Keluar. Keluar sekarang.)

“Arraseo, tidak perlu sedingin itu, Yoona-ssi.” Sahut Hyoyeon sebelum bergegas ke arah pintu.

KLEP

Setelah Hyoyeon keluar, Yoona memeluk sebuah bantal dan menenggelamkan wajahnya di bantal tersebut.

Lama-kelamaan, bantal itu menjadi basah karena airmata kepedihan yang mengantarnya tidur dengan posisi terduduk.

~~~~

“Yoongie-ya!” Pekik seorang yeoja dari ujung telepon, sahabat sekaligus Eonnie terbaiknya, Yuri.

“YA Eonnie! Kenapa teriak-teriak?” Balas Yoona. “Sebelum kau memulai pertanyaan-pertanyaanmu, biar kujelaskan. Nan gwenchana, kecelakaannya akan kuceritakan saat kalian kembali ke sini.”

“Wanita brengsek itu kudengar pulang ke Korea lebih dahulu. Apa dia mengancammu atau berkata sesuatu padamu?” Tanya Yuri dengan tidak menyebut Hyoyeon. Yoona menghela nafas berat.

“Ani, aku belum bertemu dengannya, Eonnie. Mungkin ia pergi ke tempat lain. Bagaimana ia membenciku karena aku memacari Kyuhyun, kau tahu itu.” Jawab Yoona berbohong. Ia tidak ingin ribut membahas ini, cukup dirinya dan Hyoyeon saja yang tahu.

~~~~

“Luka-luka yang dialami Im Yoona sudah sembuh total, saya sendiri tidak tahu kenapa ini bisa terjadi.” Ucap sang dokter yang menangani Yoona itu di hari ketiga sejak perampokan yang dialami oleh Yoona dan Minho.

“Jadi, Yoona sudah boleh melepas perban-perbannya?” Tanya Eunhyuk yang menemani Yoona bertemu dengan dokter.

“Ne, kurang lebih seperti itu.” Jawab dokter itu sambil tersenyum.

“Bagaimana dengan luka Minho?” Tanya Yoona, masih duduk di kursi roda.

“Lukanya sudah sembuh sejak kemarin, tapi ia menolak untuk dipulangkan, mengatakan bahwa ia mau menunggumu sembuh terlebih dahulu, Yoona-ssi.” Sahut sang dokter.

Dengan ini, keduanya, Yoona dan Minho bisa masing-masing pulang ke dorm mereka. Yoona menatap Eunhyuk dan keduanya saling tersenyum.

Sesaat kemudian keduanya keluar dari ruangan Dokter Ahn, menuju ruang rawat Yoona kembali. Paramedis akan segera melepas perban yang mengikat kaki dan pipinya.

“Oppa.” Panggil Yoona sambil mendongakkan wajahnya ingin menatap Eunhyuk.

“Hm, wae?” Balas Eunhyuk.

“Aku takut sendirian di dorm.” Sahut Yoona. Padahal itu bukan alasan sebenarnya. Yoona tahu ia tidak akan sendirian di dorm, tapi ia akan berdua bersama Hyoyeon di dorm. Maka dari itu ia menolak dengan keras untuk pulang ke dorm.

Eunhyuk menatapnya heran.

“Mengapa kau harus sendirian di dorm, memangnya? Bagaimana dengan anggota yang lain?” Tanya Eunhyuk sebelum kembali membuka mulutnya. “Ah benar! Mereka sedang berada di Jepang sekarang.”

“Geurokhae… Bagaimana Oppa?” Tanya Yoona.

“Aku tahu tempat dimana kau bisa tidak sendiri. Kau mau mengambil resiko tertinggi yang ada di muka bumi?”

~~~~

“Oppadeul!” Teriak Yoona sambil mendorong buka pintu dorm Super Junior lantai 11.

“Wuah, Yoona!? Kau sudah sembuh?” Seru Ryeowook kemudian berlari dan memeluk Yoona.

“Apa yang baru saja kau katakan!? Yoona?” Teriak Yesung dari kamarnya sebelum buru-buru berlari keluar dari kamarnya ingin menyambut Yoona.

“Yoona-ya, cepat sekali kau sembuh! Kau merindukanku, kan?” Tanya Sungmin kemudian mengacak rambut Yoona dan mencubit pipi tirus itu gemas.

“Eotteokkhae? Aku tidak merindukanmu, Oppa.” Jawab Yoona sekaligus menggoda Sungmin, ingin melihat Oppa-nya yang satu ini kesal.

“Kau anak kecil jelek!” Seru Sungmin kemudian mencubit hidung Yoona yang dibalas dengan merong-an Yoona.

“YA Yoona! Setidaknya kau bawa kopermu ini, bukan menyuruhku untuk membawakannya untukmu!” Seru Eunhyuk setelah muncul di pintu dorm.

“Koper? Koper Yoona? Untuk apa?” Tanya Yesung kemudian menyambar koper yang ada di tangan Eunhyuk dan menaruhnya di dekat sofa.

“Hyukjae Oppa menawarkanku untuk tinggal di sini selama empat hari sampai anggota yang lain pulang.” Jelas Yoona singkat dan polos yang meninggalkan mulut anggota lain terbuka lebar.

~~~~

KLEP

“Baiklah, Lee Hyukjae. Kau berhutang penjelasan pada kami.” Ucap Yesung. Keempat anggota Super Junior yang ada tengah berkumpul di dalam kamar Kyuhyun dan Sungmin.

“Hyukjae-ya, kami tahu kami tidak akan keberatan dengan keberadaan Yoona di sini, tapi bagaimana jika media menemukannya tengah berada di dorm ini? Bagaimana dengan reputasi Yoona? Ia akan menerima banyak ancaman dan anti!” Tambah Sungmin.

Keempatnya berusaha mengecilkan suara mereka agar Yoona yang tengah makan di meja makan tidak mendengar meeting dadakan mereka.

“Yoona berkata ia takut sendiri di dorm. Kalau kita benar-benar adalah Oppa-nya, kita pasti bisa menjaganya. Boleh ya, eo?” Tawar Eunhyuk. Ketiga anggota yang lain menghela nafas mereka. “Lagipula Hyungdeuri (Manager) sedang ada urusan di Cina selama lima hari. Kita hanya akan berlima bersama Yoona dan berenam jika Kyuhyun pulang nantinya. Hyungdeuri yang lain kan tinggal di atas.”

“Baiklah, tapi kita harus rahasiakan ini dari anggota di lantai atas. Jangan biarkan satu pun dari mereka tahu, terutama Jungsoo Hyung dan Heechul Hyung.” Sahut Yesung yang direspon anggukan anggota yang lain.

“Kalau begitu ayo kita keluar, kita temani Yoona.” Ajak Ryeowook yang diikuti oleh Yesung.

Tiba-tiba Sungmin memegang pundak Eunhyuk.

“Jangan cintai Yoona, Lee Hyukjae. Kita berdua tahu ia masih sangat mencintai Kyuhyun.” Ujar Sungmin sebelum keluar dari kamarnya.

Eunhyuk terkejut. “Bagaimana ia…?”

~~~~

KLEK

“Aku pulang…” Sapa seorang namja sambil masuk ke dalam dorm Super Junior lantai 11.

“Oh? Kyuhyun-ah!” Pekik Yoona kemudian beranjak dari duduknya dan berhambur memeluk Kyuhyun.

“Yoona? Sedang apa kau di sini?” Tanya Kyuhyun heran. Tapi ia tidak memiliki niat sedikit pun untuk membuat Yoona melepas pelukan eratnya.

“Biar Oppadeul yang menjelaskannya padamu, ya!” Sahut Yoona kemudian melepas pelukannya. “Oppadeul! Kyuhyun sudah pulang!”

“Kyuhyun? Kyuhyun-ah!” Seru Sungmin lalu memeluk Kyuhyun. “Kenapa kau tidak pulang tiga hari ini!?”

“Mianhae, Hyung. Aku ada urusan sedikit.”

“Urusan sedikit membutuhkan tiga hari!?” Pekik Eunhyuk.

“Aigoo, my KyuKyu!” Seru Ryeowook.

“Lain kali jangan pergi tanpa pemberitahuan, ok?” Ucap Yesung.

“Ne, Hyung.” Sahut Kyuhyun sambil merangkul Yoona. “Jadi… kenapa Yoona ada di sini? Ia sudah sembuh?”

“Ia akan tinggal di sini sampai empat hari ke depan. Dan ya, ia sudah sembuh.” Mata Kyuhyun terbelalak.

“JINJJA!?” Seru Kyuhyun kemudian memeluk Yoona.

“Ehm.” Sungmin berdeham dan membuat pelukan Kyuhyun pada Yoona lepas.

“Tapi jangan biarkan anggota di lantai atas, Manager Hyungdeul dan media tahu tentang ini. Arrachi?” Kyuhyun kemudian mengangguk mendengar penjelasan Yesung.

~~~~

Kyuhyun, Yoona dan Eunhyuk tengah menonton TV bersama di sofa ruang tengah. Yoona berada di antara keduanya, sangat sibuk dengan drama malam yang ditayangkan dua kali seminggu itu. Sementara Kyuhyun dan Eunhyuk sama-sama terus mencuri pandang pada Yoona dan tak jarang terkekeh kecil melihat reaksi Yoona yang menonton.

“Kyuhyun-ah.” Panggil Yoona, masih menatap TV yang ada di hadapannya.

“Eo? Wae?” Tanya Kyuhyun.

“Benarkah kau tidur dengan Hyoyeon Eonnie di hari pertama kau tidak pulang ke dorm?” Tanya Yoona. Walau pun ia terkesan dingin di hadapan Hyoyeon, ia tetap sopan dalam memanggil namanya jika tidak sedang ada Hyoyeon.

“Eh!?” Pekik Kyuhyun. “Mana mungkin aku berbuat seperti itu!?”

FLASHBACK

Kyuhyun berjalan dengan gontai keluar dari rumah sakit tempat Yoona dan Minho dirawat. Ia terus saja berjalan, tidak berminat untuk peduli bahwa dirinya adalah seorang idol ternama.

Langkah Kyuhyun terhenti di depan sebuah bar yang tampaknya sangat mahal. Ia pun masuk ke dalam setelah menunjukkan tanda pengenal dengan menutupi nama panjangnya yang tertera di sana. Toh yang diperlukan pengawas bar hanya tahun lahir Kyuhyun.

Sampai di dalam, Kyuhyun langsung duduk di salah satu kursi di meja panjang tepat di hadapan bartender.

“Seperti biasa, Dongsu-ssi.” Ucap Kyuhyun.

“Oh, Ryujin-ssi! Kau kembali lagi? Sudah lama.” Jawab sang bartender yang dipanggil Dongsu itu.

Kyuhyun sering datang ke bar itu, menumpahkan rasa marah dan kesalnya di sana. Dengan nama samaran Ryujin itulah ia bisa keluar-masuk bar itu tanpa fans dan media yang tahu.

“Hmm, seperti yang kau tahu, aku sibuk. Padahal aku juga ingin terus ke sini.” Dongsu kemudian mengangguk mengerti mendengarkan Kyuhyun. “Yang cepat ya, Dongsu-ssi.”

“Ne, arraseoyo.” Jawab Dongsu kemudian menyiapkan campuran spesial untuk Kyuhyun. “Sedang badmood, Ryujin-ssi? Ada apa?”

“Geurokhae… Aku sendiri juga tidak tahu apa yang salah dalam diriku sehingga mood-ku bisa seburuk ini.”

Dongsu terkekeh mendengarnya. “Mengapa bisa tidak tahu? Kulihat kau sedang dipusingkan oleh hal yang sangat jelas.”

“Apa memangnya?” Sahut Kyuhyun.

“Cinta.” Kyuhyun tersedak mendengarnya. Dongsu malah terkekeh melihatnya. “Jangan overreact, Ryujin-ssi. Masalah cinta itu tertulis di wajahmu.”

“Museun sarang? Sarangi munjae-ga eopseo.” Jawab Kyuhyun. (Cinta apa? Tidak ada masalah cinta-cintaan.)

“Sudahlah, Ryujin-ssi… Kenapa kau tidak membiarkan semuanya keluar? Akui saja. Kau memang sedang sakit hati.” Balas Dongsu lagi. “Ceritalah padaku. Aku mungkin tidak dapat memberikan solusi untuk masalahmu, tapi setidaknya aku adalah pendengar yang baik.”

Kyuhyun menghela nafas.

“Salah satu teman dari mantan yeojachingu-ku sangat menyukaiku. Suatu hari ia menjebakku dan membuat yeojachingu-ku salah paham. Beberapa minggu setelah itu, ia memutuskanku. Dulu mantan yeojachingu-ku adalah sahabat dekatku, maka dari itu sahabat-sahabatku adalah sahabatnya juga. Salah satu sahabatku mengetahui aku yang telah menyakiti mantan yeojachingu-ku dan mengacuhkanku sampai sekarang walau pun mantan yeojachingu-ku sudah memaafkanku.

Dan sekarang aku kesal dan aku ingin membuat sahabatku itu benar-benar memaafkanku dan membuat mantan yeojachingu-ku itu kembali kepadaku.” Jelas Kyuhyun.

“Cerita yang sangat rumit huh, Ryujin-ssi?”

“Well, kau belum tahu hidupku selengkapnya.” Sahut Kyuhyun. Tiba-tiba seorang yeoja menariknya agak jauh.

“Oppa, Oppa..” Panggil yeoja itu yang diyakini Kyuhyun adalah Hyoyeon.

“Apa sih maumu, hah?” Seru Kyuhyun. Beruntung suasana bar yang ramai menutupi suaranya.

“Oppa, aku pulang duluan ke Korea, tapi aku takut tidur sendirian di dorm. Temani aku, ya?”

“MWO? Shirreo! Untuk apa aku menemanimu?”

“Hanya tiga hari kok, Oppa…”

“Tetap saja aku tidak mau!”

“Jika tidak, aku bisa melakukan hal buruk pada Yoona. Kau mau itu terjadi?” Kyuhyun tersentak dan langsung terdiam. Hyoyeon tersenyum penuh kemenangan. “Hm, bagaimana?”

“Baiklah. Tapi jangan sakiti Yoona.” Kyuhyun berbalik ke arah Dongsu dan menaruh sejumlah lembar ribu won.

“Ambil kembaliannya, anggap saja itu imbalan untukmu karena sudah mendengarkan ceritaku.”

FLASHBACK END

Selama tiga hari, Kyuhyun tidak diperbolehkan Hyoyeon untuk pergi selangkah pun dari dorm SNSD. Jika Hyoyeon pergi, maka Kyuhyun harus tetap tinggal di sana.

“Jadi Hyoyeon Eonnie berbohong padaku? Kau tidak tidur dengannya?” Kyuhyun hanya mengangguk untuk menutupi kebohongannya. Jika ia berbicara pasti kebohongannya terungkap. Sementara Eunhyuk tidak berani bertanya apa-apa karena menurutnya ini adalah masalah serius yang tidak seharusnya dicampuri olehnya.

Eunhyuk kemudian beranjak dari duduknya.

“Mau kemana, Hyung?” Tanya Kyuhyun.

“Aku mulai mengantuk. Aku masuk duluan. Dan Yoona, jangan lupa kau bisa gunakan kamar Manager Hyung yang kosong.” Yoona mengangguk mendengar penjelasan Eunhyuk.

“Jaljja, Oppa! Gomawo untuk hari ini, hm!” Ucap Yoona.

“Hm, neodo jaljja.” Eunhyuk segera masuk ke kamarnya dan menutup pintu pelan. (Kau juga, selamat malam.)

Eunhyuk menyenderkan tubuhnya pada pintu. “Bagaimana pun juga… aku tidak akan dapat menang darimu, Cho Kyuhyun.”

“Jangan terlalu sedih, Hyukjae-ya.” Ucap seorang namja dari arah samping Eunhyuk, yaitu Hyung-nya Sungmin.

“Hyung!” Pekik Eunhyuk. “Tolong jangan beritahu siapa pun tentang perasaanku pada Yoona, eo? Aku tidak mau memperumit keadaan setelah Yoona sempet memacari Donghae dan Kyuhyun secara bersamaan… Aish!”

Mata Sungmin membuka lebar. “MWO!? Ceritakan padaku. Seluruhnya.”

Eunhyuk menghela nafas. “Baiklah, tapi jangan bocorkan ini pada siapa pun.”

Sungmin mengangguk mengerti dan kemudian mendengarkan cerita panjang Eunhyuk dengan seksama.

~~~~

“Huaahh. Oh Kyuhyun-ah, kau belum mengantuk?” Tanya Yoona. Keduanya masih berada di sofa depan TV, menonton variety show setelah drama yang mereka tonton selesai.

“Kau sudah? Aku menunggu kau mengantuk. Masa aku tidur duluan?” Jawab Kyuhyun polos.

“Mwo? Seharusnya kau bilang kalau kau mengantuk! Aish, neo jeongmal…” Yang dimaki hanya menyengir kuda. (Kau benar-benar…)

Yoona mem-pout-kan bibirnya kesal. Seharusnya, lebih tepatnya menurutnya, Kyuhyun harus memberitahunya kalau ia mengantuk.

KYUHYUN POV

“Aish, neo jeongmal…” Maki Yoona sebelum ia mem-pout-kan bibirnya. Aku memperhatikan bibir itu dengan tajam.

Kenapa ia harus terlihat sangat imut menggoda saat hanya ada kita berdua di sini?

Tidak! Jangan tergoda, Cho Kyuhyun. Ingat, ia bukan yeojachingu-mu lagi, jadi kau tidak dapat berbuat semaumu.

Aku menarik nafasku dan menghela dengan cepat.

“Heh, Bodoh! Ayo cepat, aku antar kau ke ruang tidur Manager Hyung! Ppali!” Seruku. Yoona kemudian tersenyum manis.

“Arraseo, arraseo.” Jawabnya sebelum berjalan mengekoriku menuju kamar kosong yang biasa dipakai oleh Manager Hyung. Tanpa terlihat olehnya, aku tersenyum.

AUTHOR POV

“Baiklah, Im Yoona. Ini kamarnya.” Ucap Kyuhyun. Yoona mengangguk kemudian masuk.

Sebelum menutup pintu, ia menoleh ke arah Kyuhyun dan tersenyum. “Gomawo. Tidurlah, Cho Kyuhyun-ku yang sangat bodoh.”

KLEK

“Setidaknya aku masih mendapatkan perlakuan choding-mu, Im Yoona.”

~~~~

Matahari telah naik ke langit di atas negara tempat girlgroup dan boygroup bersarang, Korea Selatan. Pagi sudah datang, membuat banyak orang terbangun dari tidurnya.

KLEK

Seorang namja masuk ke kamar Yoona dan tersenyum melihat Yoona masih seenaknya tidur terlelap. Namja itu menggeser gorden di kamar itu, kamar yang memang berada di paling ujung dorm Super Junior.

“Im Yoona! YA Im Yoona, ireona!” Seru namja tersebut sambil menggoyangkan pundak Yoona.

“Uh..?” Gumam Yoona kemudian menggeliat. Ia menoleh ke arah kanannya. “Kapchagi! Ah, Oppa! Kau mengagetkanku!”

Namja itu, Eunhyuk, tersenyum geli melihat rambut Yoona yang acak-acakan dan wajah tanpa make-up Yoona yang sangat terlihat sedang malas.

EUNHYUK POV

Aku tersenyum geli melihat Yoona. Para fanboy Yoona pasti sudah jaw-dropped melihat Yoona seperti ini. Well, ini bukan pertama kalinya aku melihatnya seperti ini. Seperti yang publik tahu, Yoona sering bermain ke ruang tunggu kami saat berada di acara musik tanpa setitik pun make-up.

“Eiish. Ayo keluarlah, Ryeowook sedang membuatkan sarapan. Ayo!” Seruku sambil menarik tangan Yoona. Yoona menggeleng dan mengerucutkan bibirnya lucu. Kenapa dia bisa terlihat sangat imut seperti ini?

“Ah Oppa! Aku masih mengantuk, biarkan aku tidur lagi.” Aku menggeleng.

“Tidak boleh! Ayo cepat!”

“Memangnya kalian biasanya bangun sepagi ini? Hello, Oppa! Ini masih jam 7 pagi. 7 pagi, kau tahu!?” Jawab Yoona yang terdengar seperti keluhan lucu bagiku.

Aku terkekeh. “Karena ada kau, yang lain bisa bangun pagi. Bagus, bukan?”

“Aigoo, cham. Arraseo, arraseo.” Yoona kemudian berdiri dari tidurnya dan berjalan di sampingku.

“Seperti itu dong dari tadi!”

AUTHOR POV

Eunhyuk dan Yoona keluar dari kamar salah satu manager Super Junior. Di ruang makan sudah terdapat Yesung dan Sungmin.

“Dimana Ryeo Oppa?” Tanya Yoona.

“Ia sedang memasak.” Jawab Sungmin sambil tersenyum. “Oh ya, Hyuk..”

“Yoona-ya, bisa tolong bangunkan Kyuhyun? Ia tidak mau bangun saat tadi Sungmin membangunkannya.” Ucap Yesung.

“Ok, Oppa.” Jawab Yoona singkat kemudian melenggang ke arah kamar Kyuhyun dan Sungmin. Sementara Yesung pergi ke dapur untuk meneriaki Ryeowook mengapa sarapan pagi mereka belum juga siap, tersisalah di sana Eunhyuk dan Sungmin.

“Aku tahu kau tidak suka dengan keadaan seperti ini. Tapi setidaknya untuk kali ini.. Mengalahlah pada Kyuhyun.. Eo?” Ucap Sungmin agak melirik ke arah Eunhyuk sebentar.

“Aku, Donghae dan Kyuhyun akan memperebutkan Yoona dengan jujur dan bersih. Aku tidak punya niat untuk mengalah sampai aku benar-benar kalah.” Jawab Eunhyuk pasti sambil membantu Sungmin menata meja makan.

~~~~

KLEK

“Kyuhyun-ah! Ppali ireona!” Seru Yoona sambil duduk di atas punggung Kyuhyun yang tidur dalam keadaan tengkurap. “YA ppali ireona!”

“Huh.. Sepertinya ada gajah di atasku..” Ucap Kyuhyun yang Yoona yakini sama sekali bukan ucapan Kyuhyun yang setengah tidur.

“YA! Aish, gajah, gajah.” Gerutu Yoona kemudian berdiri dari punggung Kyuhyun.

Kyuhyun ikut berdiri. “Ryeong sudah menyiapkan sarapan?”

“Oppa sedang memasak, tapi lebih baik kita keluar sekarang. Ayo, ppali!” Ajak Yoona sambil menarik-narik lengan Kyuhyun.

Kyuhyun menarik kepala Yoona mendekat dan mencium puncak kepala gadis cantik itu. Yoona diam terpaku.

“Wae? Kita kan biasa melakukannya dulu.”

YOONA POV

“Wae? Kita kan biasa melakukannya dulu.” Jawab Kyuhyun.

Benar.. Sebelum aku dan Kyuhyun berpacaran, Kyuhyun akan mencium puncak kepalaku jika kami bertemu. Aku masih ingat dengan jelas. Ingatan yang seharusnya tidak kuingat.

KYUHYUN POV

Aku menarik kepala Yoona mendekat dan mencium puncak kepalanya. Entah apa yang mendorongku untuk melakukannya.

Bodoh! Jika kau dan Yoona menjadi canggung lagi bagaimana? Aish! Otak bodoh! Kukira aku pintar matematika dan bisa memperhitungkan apa yang terjadi. Aish!

Yoona terpaku. Benar, kan… Aish, Cho Kyuhyun!

Alasan, alasan, alasan, ayo cepat datang!

TRING

“Wae? Kita kan biasa melakukannya dulu.”

Huh, alasan yang cukup logis. Dulu, mulai saat aku dan Yoona dekat; saat aku adalah murid tingkat tiga di SMA dan Yoona adalah murid tingkat satu yang kukenal saat kami tidak sengaja bertabrakan di perpustakaan kota; sampai sebelum kami berpacaran, aku selalu mencium puncak kepalanya untuk menyapanya atau pun menenangkannya.

“Lalu? Siapa yang bertanya? Aku tahu kok, aku masih punya ingatan yang kuat, kau tahu?” Sahut Yoona sambil memeletkan lidahnya.

“Weh, alasan saja kau ini.” Aku merangkul Yoona dan keluar dari kamarku dan Sungmin ini.

AUTHOR POV

Kyuhyun dan Yoona keluar dari kamar Kyuhyun dan Sungmin. Kyuhyun melepas rangkulannya pada Yoona dan duduk di samping Sungmin. Yoona duduk di samping Eunhyuk dan tepat di hadapan Kyuhyun.

“Jongwoon Hyung dan Ryeonggu mana?” Tanya Kyuhyun.

“Jongwoon Hyung sedang merecoki Ryeowook di dapur.” Sahut Sungmin asal. Ia sedang sangat lapar.

“Siapa yang merecoki Ryeowook? Aku membantunya!” Seru Yesung yang tiba-tiba sudah ada di belakang mereka dengan dua piring berisi pancake kimchi dan kimchi. Sementara itu Ryeowook datang dengan membawa satu nampan berisi enam gelas air putih dingin.

“Kenapa ada pancake kimchi dan kimchi?” Tanya Yoona.

“Makan saja. Ryeowook tidak akan membuat makanan ber-MSG akhir-akhir ini.” Bisik Eunhyuk pada Yoona dengan suara yang tidak kecil, membuat Yoona tertawa mendengarnya.

“Bukan apa-apa, aku hanya ingin kalian sehat. Dasar tidak tahu terima kasih.” Maki Ryeowook. “Cepat makan!”

“Jjalmokkaeseumnida…!”

~~~~

“Im Yoona! Kami pergi dulu ya, kami ada jadwal!” Seru Yesung. Dirinya, Kyuhyun, Sungmin, Eunhyuk dan Shindong yang berada di lantai atas, memiliki jadwal yang sama yaitu variety show tentang kesehatan, KBS Vitamin.

“Eo! Hati-hati di jalan!” Seru Yoona.

“Bagaimana dengan Ryeowook?” Tanya Kyuhyun khawatir. Ia tidak mau ada namja lain yang berduaan dengan Yoona kecuali dirinya. “Tidak mungkin kan, kita meninggalkannya di sini berdua dengan Yoona?”

“Kau kira aku akan melakukan apa pada Yoona, huh?” Tanya Ryeowook sarkastik, tidak suka dicurigai.

“Benar kata Kyuhyun, Wookie-ya. Lebih baik kau ikut dan menunggu di studio bersama Manager Hyung.” Ucap Sungmin.

“Hmm, gwenchana, Yoona?” Tanya Ryeowook. “Kau tak apa-apa sendirian di sini?”

Yoona mengangguk. “Tapi Oppa, jika ada hadiah (dari fans), boleh aku membukanya?”

“Hm, buka saja. Tapi nanti taruh hadiahnya di kamar anggota yang menerima hadiahnya, arrachi?” Ucap Yesung. Yoona mengangguk mengerti.

“Hati-hati, jaga dirimu baik-baik. Kami akan pulang secepatnya.” Ucap Kyuhyun sambil mengacak rambut Yoona.

“Arraseo, geogjeongma!” Sahut Yoona. Para anggota Super Junior yang berada di lantai 11 itu pun keluar dari dorm bergegas ke basement untuk bertemu dengan Shindong dan manager yang tinggal di lantai 12 itu.

~~~~

Para anggota Super Junior yang tinggal di lantai 11, Shindong juga manager yang tinggal di lantai 12 sudah berada di van yang sama. Manager menyetir dengan Shidong di sampingnya. Sungmin, Kyuhyun dan Eunhyuk di baris tengah mobil sementara Yesung, Ryeowook dan seorang manager duduk di belakang.

“Apakah tidak apa-apa ia ditinggal sendiri?” Tanya Eunhyuk pada Sungmin. Kyuhyun yang mendengarnya langsung ikut dalam pembicaraan.

“Geurokhae, aku juga khawatir.” Tambah Kyuhyun.

“Siapa memangnya yang kalian tinggalkan di dorm? Ada orang di dorm lantai bawah (lantai 11)?” Tanya Shindong. Para anggota Super Junior yang tinggal di lantai 11 pun terkejut bingung bagaimana cara mencari alasan.

“Drama!” Seru Kyuhyun. “Drama yang kita tonton bersama. Geutji?”

“Eo, geutji.” Timbrung anggota lain yang membuat mulut Shindong dan dua manager lainnya ber-O ria.

~~~~

Recording variety show Vitamin yang ditayangkankan di KBS itu berjalan lancar. Para anggota Super Junior sudah kembali duduk manis di dalam van.

“Jadi sehabis ini kalian tidak ada schedule… Apa ada tempat yang ingin kalian kunjungi? Atau kita kembali ke dorm saja?” Tanya Manager.

“Aku ingin pergi belanja keperluan untuk sebulan ini.” Sahut Shindong.

“Kami masih memiliki banyak persediaan… Kami akan kembali pulang ke dorm.” Jawab Yesung mewakili para dongsaeng-nya. Yang lain hanya mengangguk mendengar alasan Yesung.

~~~~

KREK

“Oppadeul, kalian sudah pulang?” Sapa Yoona saat ia mendengar suara pintu yang di buka di dorm Super Junior lantai 11.

Tetapi tiba-tiba matanya terbelalak. “Kalian…”

.
.
.
.
.
.
.

TBC~~

Wks Gimana hah!? Cepat berikan pendapat! RCL! Keep support wgm, brokside, ily and fvslove okeey~~~

Advertisements

2 thoughts on “[Chapter] I Love You || Chapter 7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s