[Two-Shoots] Behind Their Moment || Channel SNSD Edition (2/2)


cover channel snsd

[Two-Shoots] Behind Their Moment || Channel SNSD Edition (2/2)

Judul: Behind Their Moment

Author: Tisa Khansa

Main Cast(s):
– SJ Cho Kyuhyun
– SNSD Im Yoona

Other Cast(s):
find it by yourself^^

Genre: romance, angst, friendship

Length:

Rating: General

NB: jiahah ngaretnya berapa bulan ini? maap lahir batin lah.-. yok cekidot!;)

~~~
BTM
~~~

Yoona.

“Hubungi seseorang yang bisa dengan mudah sadar bahwa kau sedang ber-aegyo. Dalam satu menit, kau harus bisa membuat orang itu berkata ‘Kenapa kau imut sekali?’.”

Ucapan Sooyoung menggelegar di dalam studio syuting Channel SNSD.

“Ah, aku serius, aku benar-benar tidak tahu harus menghubungi siapa.” Keluh Yoona.

“Kau bisa hubungi Heechul Oppa atau Eric Oppa.” Sahut Sooyoung, menyebutkan lelaki-lelaki yang selalu mengatakan bahwa Yoona itu cantik.

“Hubungi Eric Oppa saja!” Seru Hyoyeon.

“Setuju, aku benar-benar ingin mendengar suara Eric Oppa.” Sambung Tiffany.

“Ah, Oppa menghabiskan begitu banyak waktu hanya untuk mengangkat telepon. Ia sibuk.” Sahut sang gadis yang diberi tantangan.

“Maka dari itu ini pasti menarik!” Jawab Tiffany telak memberikan her infamous eye-smile.

“Ah… Acara ini terlalu berbahaya.” Geram Yoona dengan nada sarkastiknya yang mengundang tawa Taeyeon. “Acara ini seperti melawanku dengan sengaja.”

“YA bukankah kau sedang mencari lelaki yang seperti ini?” Tanya Hyoyeon sambil mensimulasikan orang yang sedang memeriksa berkas, seperti seorang CEO.

Yoona tahu ucapan Hyoyeon adalah untuk menggodanya setelah putus dari Lee Seunggi. Yang digoda hanya memutarkan bola matanya, berharap kamera sedang tidak fokus padanya.

Lagipula Yoona tahu persis dibalik simulasi orang-kantoran Hyoyeon dan senyum aku-tahu-segalanya Yuri, mereka memberikan hint tentang satu orang. Seseorang yang adalah anak dari CEO ternama sebuah brand akademi. Seseorang yang disebut-sebut akan menggantikan posisi ayahnya sebagai CEO sekaligus pemilik.

Cho Kyuhyun.

Kyuhyun, magnae Super Junior, seseorang yang dulu adalah sahabat dekatnya.

Dulu.

Masih tersimpan di ingatan Yoona bagaimana saat Kyuhyun menjauhinya ketika SNSD sedang syuting Channel SNSD di ruang tunggu Super Junior.

Stop spacing out, Im Yoona.

Kini tampak Yoona yang tengah bingung tentang siapa yang akan ia hubungi. Tangannya menyusuri kontak-kontak di handphone-nya.

Tangannya berhenti pada salah satu kontak.

Cho Kyuhyun.

Super Junior Cho Kyuhyun.

Ingin sekali ia menekan tombol untuk menghubungi kontak yang satu itu, tapi ibu jarinya berkata lain. Ia malah menekan kontak di bawah kontak Kyuhyun.

Lee Hyukjae.

Super Junior Lee Hyukjae.

Yoona tersenyum lucu membayangkan bagaimana reaksi sang oppa nanti di telepon. Sedikit banyak tidak mau ambil pusing dengan masalah Kyuhyun. Sudah cukup lama sejak mereka mulai menjauh, ia lama-kelamaan mencoba belajar untuk bersikap lebih normal mengenai ini.

Yeobosyo?” Suara aegyo terdengar dari ujung telepon. Dengan penggantian yeoboseyo menjadi yeobosyo; aegyo yang sangat ketara; membuat Yoona terkejut setengah mati.

Ini bukan Lee Hyukjae.

Ini adalah…

Tidak mungkin.

“Oppa?” Panggil Yoona, memastikan bahwa mungkin ia salah dengar. Ia yakin ia menelepon Eunhyuk, bukan lelaki yang-kontaknya-berada-tepat-di-atas-kontak-Eunhyuk.

Mwoya?” Sahut sang lelaki di ujung telepon.

Suara ini…

Yoona kembali ke alam sadarnya dan langsung menjalankan misinya. “Oppa…, menyurutmu akyu baghaimana..?”

Suara hening dari ujung telepon menyapa. Kemudian sang pengangkat telepon langsung berkata, “Aku akan menutup teleponnya.” Sontak komentar itu membuat Yoona dan para anggota SNSD lainnya terbahak-bahak.

Ya, Yoona tahu persis yang ada di ujung telepon adalah sahabatnya-dulu Cho Kyuhyun. Yoona langsung menyadari bahwa yang mengangkat telepon adalah Kyuhyun, maka dari itu ia agak ragu untuk menjalankan misinya.

Hubungan kami agak awkward.

Tapi hilang sudah kecanggungan dirinya dan Kyuhyun. Entah mengapa, mendengar suara Kyuhyun seperti ini membuatnya tenang.

Ia tidak membenciku. Setidaknya.

“Oppa.” Panggil Yoona lagi, tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Masa bodoh dengan ia harus memanggil Kyuhyun dengan sebutan oppa, yang penting ia bisa berbicara dengan lelaki itu.

Kau sedang apa?

Kalimat ini.

Kalimat yang sangat Yoona rindukan.

Kau sedang apa?

Kalimat yang menandakan bahwa lelaki itu peduli padanya.

“Oppa, syemalam akyu belmimphi syelam…” Ucap Yoona lagi, meluncurkan aegyo-nya.

YA kau mabuk?” Tanya orang itu di ujung telepon.

Yoona kembali terbahak kemudian menjelaskan suara kecil itu kepada para anggotanya, bahwa sang lelaki bertanya apakah ia mabuk.

Dengan nada kesal tapi tetap tidak bisa menyembunyikan senyumnya, Yoona berkata. “Sekali lagi ya…”

“Oppa, saat akyu shedang belbicala sepelti ini, menyurutmu akyu baghaimana?” Lanjut Yoona.

YA kau ini apa-apaan!” Kini terdengar suara Eunhyuk.

Yoona agak bingung tapi ia yakin ia benar tadi adalah Kyuhyun dan sekarang adalah Eunhyuk.

“Aku seperti apa barusan..?” Tanya Yoona.

Ah..” Sahut sebuah suara yang Yoona yakini sebagai Kyuhyun.

“Menurutmu ‘Yoona’ itu seperti apa?” Lanjut Yoona.

Ini bukan masalah kau seperti apa, Yoona. Ini lebih terlihat seperti kau sedang mengeluarkan kata-kata dengan suara yang aneh.” Sahut lelaki di ujung telepon.

Ini Kyuhyun atau Eunhyuk Oppa, ya?

“Tapi aku tidak merasa mengeluarkan suara yang aneh.” Sahut Yoona, cepat-cepat ingin mendengar siapa yang akan menyahut jawabannya selanjutnya dan bagaimana ia akan menyahut.

‘Syemalam akyu belmimphi syelam…’, ini biasa saja? Tidak aneh?” Sahut lelaki di ujung telepon yang terdengar seperti Eunhyuk bagi Yoona.

Yoona dan para anggotanya tertawa mendengar peniruan aegyo Yoona barusan.

“YA Yoona! Kau gagal, sudah lewat satu menit!” Seru Sooyoung.

“Hah?” Pekik Yoona.

“Gagal!” Pekik Sunny.

Ah.. Kau harus mendengarkan suatu kata dariku, makanya kau meneleponku?” Tanya lelaki di ujung telepon, terdengar seperti Eunhyuk.

Mana Kyuhyun?

Yoona berdecak. “Aish Oppa, kau belum pernah masuk TV makanya tidak tahu maksudku daritadi?” Terdengar suara renyah tawa Eunhyuk di ujung sana.

Ah, mungkin Kyuhyun sudah pergi.

Aku sering masuk TV, hanya saja aku benar-benar clueless tentang apa yang kau lakukan daritadi.” Jawab Eunhyuk dengan maksud tersirat bahwa menurutnya aegyo Yoona daritadi tidak imut, yang mengundang tawa.

“Eunhyuk-ssi..” Panggil Sooyoung kemudian berdalih, “Eunhyuk Oppa, Yoona sedang dalam misi. Ia harus membuatmu mengatakan ‘kenapa kau imut sekali?’ dalam satu menit.”

Ah.. kalau begitu seharusnya Yoona tidak melakukannya seperti tadi.” Ucap Eunhyuk lagi-lagi menyimpan pesan tersirat mengatakan Yoona tadi tidak imut yang mengundang tawa.

“Lalu seharusnya aku bagaimana?” Tanya Yoona.

Sejujurnya, Yoona, dari lubuk hatiku yang paling dalam…” Ucapan Eunhyuk sengaja ia perlambat, menandakan ia tengah mempermainkan sang wanita. “kau tadi sangat menyeramkan.

Yoona dan anggota SNSD yang lain tertawa mendengar tuturan canda dari Eunhyuk.

Ah…” Terdengar suara Kyuhyun dari ujung telepon yang membuat Yoona agak tersentak.

Jadi Kyuhyun masih di sana?

Sooyoung kemudian berkata, “Ah walau pun begitu, karena oppa sudah bergabung sebentar di Channel SNSD, terimakasih.” Kemudian terdengar suara tawa bass yang berbeda jauh dengan suara tawa yang tadi.

Ini Kyuhyun.

“Selanjutnya jika ada kesempatan, oppa harus datang dan bermain ke studio kami, ya.” Lanjut Sooyoung.

Iya, ayo kita lakukan bersama-sama.” Sahut Eunhyuk.

“Apanya yang kita lakukan bersama-sama?” Celetuk Yoona yang membuat Sooyoung tertawa.

“Lain kali main ke sini ya, oppa…” Ucap Sooyoung.

Baiklah.” Jawab lelaki di ujung telepon yang Yoona yakini seribu persen adalah Kyuhyun.

“Annyeong~” ucap para anggota SNSD.

Annyeong~” sahut sebuah suara yang lagi-lagi Yoona anggap seperti suara Kyuhyun.

“Ah, kau gagal, Yoona!” Ucap Sunny.

“YA aku tadi sengaja!” Jawab Yoona sambil tetap tidak bisa menghilangkan senyumannya.

Menjauhiku seenaknya, kembali seperti dulu lagi juga seenaknya.

Dasar Cho Kyuhyun.

~~~
BTM
~~~

Kyuhyun.

Kyuhyun tengah bermain di kamar Eunhyuk karena hanya ada mereka berdua di dorm. Anggota lain tengah sibuk dengan schedule mereka atau pun sedang santai di rumah mereka masing-masing.

“YA Cho Kyuhyun!” Suara Hyung dari Kyuhyun itu terdengar dengan cemprengnya; menurut Cho Kyuhyun.

“Apa?” Sahut Kyuhyun acuh tak acuh. Ia sibuk bermain game di handphone-nya, berbaring di sebelah sang kakak persis.

“Yoona sudah putus.”

Kyuhyun tersenyum kecil, masih sibuk dengan game kecintaannya; Clash of Clans. “Aku tahu.”

“YA hentikan senyum mesum om-ommu itu, Cho Kyuhyun!” Seru Eunhyuk. Tapi semua orang tahu Eunhyuk tak dapat menyembunyikan senyumannya dan semua orang juga tahu alasannya.

Cho Kyuhyun sudah bahagia sekarang.

Itu cukup bagi Eunhyuk dan ketigabelas saudaranya yang lain.

“Siapa yang tersenyum mesum, huh?” Sahut Kyuhyun, tetap tersenyum.

Tiba-tiba Eunhyuk berdiri dari posisi berbaringnya di samping sang adik, membuat Kyuhyun mempertanyakan. “Mau kemana kau, Hyung?”

“Toilet.” Sahut Eunhyuk. “Titip handphone-ku, jangan dibuka-buka!”

“Kalau kau tidak mau aku membuka-buka handphone-mu, kenapa kau tidak membawa handphone-mu saja ke toilet?”

Eunhyuk keluar dari kamarnya sendiri sambil menjawab, “Karena aku percaya padamu.”

Kyuhyun berdecak. “Dasar Lee Hyukjae dan gombalan homo-nya.”

Kyuhyun kemudian mengambil handphone Eunhyuk, sedikit banyak tidak peduli tentang larangan sang kakak. Kyuhyun menyusuri kontak di handphone Eunhyuk hanya untuk menemukan kontak orang itu. Akhirnya ketemu, walau nama yang dipasang Eunhyuk untuk kontak orang itu membuat Kyuhyun jengkel setengah mati dan bahagia setengah hidup.

Soon-To-Be Cho Kyuhyun’s Girlfriend

“Nona Im, kau apa kabar?” Ucap Kyuhyun lirih. “Aku berharap kau akan meneleponku dalam waktu dekat ini, Im Yoona.”

KRRR

Handphone Eunhyuk berbunyi, dengan refleks Kyuhyun langsung mengangkatnya tanpa pikir panjang setelah melihat nama sang penelepon.

Soon-To-Be Cho Kyuhyun’s Girlfriend is calling

“Yeobosyo?” Sapa Kyuhyun.

Idiot! What’s with that freaking aegyo, Cho Kyuhyun?

Oppa?” Panggil gadis itu dari ujung telepon.

“Mwoya?” Sahut Kyuhyun berusaha senormal mungkin.

Oppa…, menyurutmu akyu baghaimana..?” Kyuhyun terkejut. Tapi ia menahan tawanya.

Apa gadis ini sedang kalah permainan Truth or Dare?

“Aku akan menutup teleponnya.” Ucap Kyuhyun with his infamous flat and sarcastic tone.

Suara tawa Yoona terdengar begitu kental di telinga Kyuhyun. Suara itu adalah suara yang sudah Kyuhyun rindukan selama ini. Hampir dua tahun; satu setengah tahun tepatnya; Kyuhyun tidak mendengar suara ini ditunjukkan karenanya.

Oppa.” Panggil Yoona lagi.

Tak dapat dipungkiri senyum di bibir Cho Kyuhyun makin lebar. Ia tahu, gadis di seberang telepon tahu bahwa yang mengangkat telepon adalah dirinya. Tapi gadis itu memutuskan untuk ikut bermain dalam permainan anggap-Cho-Kyuhyun-sebagai-orang-yang-sama-dengan-Lee-Hyukjae yang tengah Kyuhyun lakoni. Karena Kyuhyun tahu, Yoona sengaja menelepon Eunhyuk untuk kali ini, yang bagi Kyuhyun adalah Truth or Dare.

Tiba-tiba Eunhyuk masuk ke dalam kamarnya mendapati Kyuhyun tengah berbicara di telepon dengan entah siapa.

“Cho Kyuhyun!” Bisik Eunhyuk. Kyuhyun menoleh pada sang kakak. “Siapa?”

Kyuhyun menjauhkan mulutnya dari handphone Eunhyuk kemudian berkata tanpa suara. “Yoona. Kemarilah kau, aku loudspeaker.”

Eunhyuk menurut kemudian duduk di samping Kyuhyun, mendengarkan dengan antusias.

Oppa.” Panggil Yoona dari seberang.

Kyuhyun menoleh ke arah Eunhyuk yang hendak menjawab panggilan Yoona; yang jelas-jelas ditunjukkan untuknya karena handphone yang dipegang Kyuhyun adalah miliknya. Kyuhyun kemudian menaruh jari telunjuknya di bibirnya sendiri. Ia lantas mengisyaratkan Eunhyuk agar membiarkannya menjawab.

“Kau sedang apa?” Tanya Kyuhyun.

Ah kalimat ini. Kapan terakhir kalinya aku luncurkan pada Yoona, hm?

Oppa, syemalam akyu belmimphi syelam…” Ucap Yoona.

“YA kau mabuk?” Canda Kyuhyun yang membuat Eunhyuk tertawa terbahak-bahak, saking terbahaknya ia tidak mengeluarkan suara.

Sekali lagi ya…” Bisik Yoona dari ujung sana. “Oppa, saat akyu shedang belbicala sepelti ini, menyurutmu akyu baghaimana?

Kyuhyun kemudian menggerakkan telunjuknya; seperti gerakan mengajak; ke arah Eunhyuk mengisyaratkan sang kakak untuk menjawab yang kali ini.

“YA kau ini apa-apaan!?” Pekik Eunhyuk, yang sebenarnya sudah berniat membalas perkataan Yoona bahkan jika Kyuhyun tidak memintanya. Eunhyuk geli sendiri dengan kepercayaan diri oh-aku-bisa-beraegyo-kok Yoona.

Aku seperti apa barusan..?” Lanjut Yoona.

“Ah..” Gumam Kyunyun. Akhirnya ia mengerti, ini adalah game di variety show untuk Eunhyuk mengucapkan sebuah kalimat yang akan membuat Yoona sukses dalam menjalankan game ini.

Tapi Kyuhyun yakin Eunhyuk masih clueless dengan ini. Jadi kali ini ia biarkan Eunhyuk bermain.

“Hyung lanjutkan saja, aku keluar sebentar.” Ucap Kyuhyun tanpa suara. Ia keluar dari kamar Eunhyuk hanya memiliki satu tujuan.

Untuk mengambil charger handphone-nya. Batere handphone-nya hanya tersisa tiga persen, ia tidak mau handphone itu habis batere. Lagipula setelah telepon Eunhyuk dan Yoona selesai, ia punya urusan dengan handphone-nya.

Menurutmu ‘Yoona’ itu seperti apa?” Lanjut Yoona.

Kyuhyun masih bisa mendengarnya walau ia sedang sibuk mencari charger handphone-nya di kamarnya; kamar tepat di sebelah kamar Eunhyuk; karena suara Yoona sudah di loudspeaker.

“Ini bukan masalah kau seperti apa, Yoona. Ini lebih terlihat seperti kau sedang mengeluarkan kata-kata dengan suara yang aneh.” Jawab Eunhyuk.

Kyuhyun tertawa. Hyung-nya yang satu ini memang benar-benar clueless. Tidakkah ia sadar Yoona tengah syuting variety show?

Tapi aku tidak merasa mengeluarkan suara yang aneh.” Sahut Yoona lagi.

“Ya, Yoona. Memang salah hyung-ku yang sangat berbahagia dengan gombalan homonya dan sangat tidak peka itu.” Timbrung Kyuhyun menanggapi ucapan Yoona dari jauh.

“‘Syemalam akyu belmimphi syelam…’, ini biasa saja? Tidak aneh?”

Kyuhyun tertawa terbahak-bahak, sama seperti terdengarnya suara tawa Yoona dan anggota SNSD yang lain di ujung telepon.

“Syuting Channel SNSD, ya?” Gumam Kyuhyun.

Masih teringat betul saat SNSD tengah syuting untuk episode sebelumnya; entah berapa minggu yang lalu; dan saat itu berkunjung ke ruang tunggu Super Junior di M!Countdown.

“Maafkan aku untuk perbuatanku waktu itu, Im Yoona.” Ucap Kyuhyun lirih, tapi kemudian berdalih ke senyuman indah. “Tapi aku akan membayarnya.”

YA Yoona! Kau gagal, sudah lewat satu menit!” Seru seseorang dari ujung telepon Eunhyuk, terdengar seperti Sooyoung bagi Kyuhyun.

Hah?” Suara Yoona terdengar lagi. Kyuhyun akan pastikan untuk menonton Channel SNSD entah episode berapa yang akan menayangkan part ini dengan salah satu alasan untuk melihat wajah Yoona yang tengah berkata ‘Hah?‘.

Wajah itu pasti akan menjadi a total masterpiece.

Gagal!” Suara Sunny terdengar, setidaknya bagi Kyuhyun itu Sunny.

“Lee Soonkyu-ku…!” Gumam Kyuhyun imut. Ia dan Sunny berhubungan semakin dekat sejak drama musikal yang mereka bintangi bersama di tahun 2012, Catch Me If You Can. Kemudian semakin dekat lagi saat membintangi drama musikal tahun 2014 yang berada di bawah naungan SM, musikal Singin’ In The Rain.

“Ah.. Kau harus mendengar suatu kata dariku, makanya kau meneleponku?”

Terdengar decakan dari Yoona yang membuat Kyuhyun ingin segera kembali ke kamar Eunhyuk dan ikut timbrung-timbrungan di telepon, “Aish Oppa, kau belum pernah masuk TV makanya tidak tahu maksudku daritadi?” Terdengar suara tawa renyah sang kakak dari dalam kamar.

“Aish, charger! Dimana kau?”

“Aku sering masuk TV, cuma aku benar-benar clueless tentang apa yang kau lakukan daritadi.” Sahut Eunhyuk dengan sangat witty.

“Hyung yang satu itu memang sudah belajar banyak padaku.” Gumam Kyuhyun bangga mendengar kalimat Eunhyuk.

Eunhyuk-ssi…” Suara terdengar dari ujung sana yang Kyuhyun anggap sebagai suara Sooyoung. “Eunhyuk Oppa, Yoona sedang dalam misi. Ia harus membuatmu mengatakan ‘kenapa kau imut sekali?’ dalam satu menit.

“Ah.. kalau begitu seharusnya Yoona tidak melakukannya seperti tadi.”

“Wah wah, hyung itu benar-benar sudah menganggap lidah tajam milik aku dan Heechul Hyung sebagai miliknya sendiri.”

Lalu seharusnya aku bagaimana?” Pekikan Yoona terdengar.

“Sejujurnya, Yoona, dari lubuk hatiku yang paling dalam…” Ucapan Eunhyuk sengaja ia perlambat menandakan ia tengah mempermainkan Yoona, dan Kyuhyun yang sadar akan hal itu kemudian terkekeh pelan. “kau tadi sangat menyeramkan.”

Kyuhyun lalu pasrah dan kembali ke kamar Eunhyuk dengan tangan kosong, tidak menemukan jejak dimana charger-nya berada. Dan saat masuk kembali ke kamar Eunhyuk, ia menemukan pemandangan ganjil di atas kasur Eunhyuk.

Ya, charger-nya.

“Ah…!” Keluh Kyuhyun dengan cukup keras dari kejauhan sebelum ia sadar bahwa telepon masih tersambung. “Charger-ku di kasurmu, Hyung!” Lanjut Kyuhyun berbisik.

Ah, walau pun begitu, terima kasih karena oppa sudah bergabung dengan kami di Channel SNSD.” Suara Sooyoung terdengar.

Kyuhyun tertawa karena ia berhasil mengelabui anggota SNSD yang lain bahwa barusan hanya ada Eunhyuk di telepon.

Selanjutnya jika ada kesempatan, oppa harus datang dan bermain ke studio kami, ya.” Lanjut Sooyoung.

“Iya, ayo kita lakukan bersama-sama.” Sahut Eunhyuk.

Apanya yang kita lakukan bersama-sama?” Celetuk Yoona yang membuat Sooyoung tertawa, begitu pula dengan Kyuhyun.

Gadis ini dan kesarkastikannya.

Lain kali main ke sini ya, oppa..” Ucap Sooyoung lagi.

“Baiklah.” Seru Kyuhyun dari jauh yang tampaknya tidak terdengar seperti seruan dari jauh. Ia sibuk memasang charger.

Annyeong~” ucap para anggota SNSD.

“Annyeong~” jawab Kyuhyun balik. Eunhyuk tahu diri bahwa Kyuhyun sedang dalam mood yang baik, pasti ia akan berlanjut terus menjawab telepon ini melupakan perjanjian tanpa diskusi mereka untuk bergantian berbicara dengan most of it ditentukan oleh Kyunyun.

KLIK

“Bahagia, huh?” Goda Eunhyuk.

“Diam kau ikan teri…” Sahut Kyuhyun.

“Apa kau bilang!?” Seru Eunhyuk memotong kalimat Kyuhyun.

“…Hyung.”

“Lebih baik.” Sahut Eunhyuk.

Kyuhyun kemudian beralih ke handphone-nya. Ia menuliskan sebuah chat kecil untuk seseorang yang ia telah putuskan untuk berhenti ia jauhi.

Setelah ia kirim, ia tersenyum kecil. “Ini adalah lembaran baru kita, Im Yoona.”

.
.
.
.
.
.

To: Orang Itu
Maafkan aku jika aku terlihat seperti menjauhimu. Nanti sore kita hangout dengan Kyu-Line yang lain ya! Cho Kyuhyun tidak menerima penolakan, ingat itu!

.
.
.
.
.
.
.

FIN.

HAHA GIMANA WOY GIMANA? SERU YEP. CHAP 1 SENGAJA DIBIKIN PENDEK, CHAP 2 JADI PANJANG EA :v setelah gue cek, kan katanya lsg Yoona putus setelah 1 tahun 9 bulan pacaran. Kalo diitung dari September 2013, berarti mereka putus antara Mei-Juni 2015. Itu 2-3 bulan dari waktu tayangnya Channel SNSD yang ep pas Yoona nelpon Hyukjae //150804// dan syuting episode yang itu mungkin Mei-Juni, so yeah makanya gue bisa dapet ide kek gini😂😂👌 udah ye! RCL jan lupa :*

Advertisements

11 thoughts on “[Two-Shoots] Behind Their Moment || Channel SNSD Edition (2/2)

  1. kehabisan kata kata ffnya terlalu nyata aku udah liat vidionya dan pertama emang suaranya kyu seneng banget bisa baca ffnya yg bener bener kayak vidio itu .Dan harapanku semoga kyuna bersatu amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s